10 Kesalahan Trader Saham Pemula dalam Berinvestasi Saham

Dari sekian banyak kesalahan investasi pemula yang sering terjadi, 10 kesalahan trader saham pemula ini wajib anda ketahui. Mungkin dari teman2 Analis.co.id sudah ada yang trading hingga tahunan, tapi bisa jadi kerugian saham masih jadi masalah yang hampir tidak pernah terselesaikan.

Mungkin kalau ruginya hanya 10%-20% masih biasa, tapi kalau seperti salah satu pengunjung blog Analis yang konsultasi langsung ke saya via WA yang ruginya lebih dari 90%, tepatnya 92,5% setelah saya hitung, maka itu bukan lagi rugi namanya, tapi bangkrut.

Jelas masalah dari trader tersebut bukan karena dia investasi saham, tapi karena salah menerapkan manajemen investasi saham yang seharusnya.

Kebanyakan trader pemula cenderung lebih memilih membaca berita dan rumor yang tidak jelas di berbagai media dan forum saham online, ketimbang melakukan analisis sendiri. Ya, memang sulit di awal, tapi kalau sudah terbiasa akan terasa mudah juga jadinya.

Dan juga, hasil dari analisis sendiri, baik itu analisa fundamental maupun teknikal, jauh lebih meyakinkan kita sebagai investor. Ketimbang menggunakan pertimbangan dan hitung-hitungan orang lain yang bisa saja keliru melakukan analisis

Jujur, saya di awal-awal bermain saham juga punya kebiasaan hanya ikut-ikutan dari trader lain dan bahkan hanya melihat mana saham yang lagi ramai maka itu yang saya beli. Tapi ternyata, setelah merubah kebiasaan buruk itu dan mulai mau belajar menganalisis sendiri, maka barulah hasilnya bisa terlihat.

Nah, untuk lebih jelasnya soal kesalahan pemain saham pemula tersebut, berikut penjelasannya!

Kesalahan Trader Saham Pemula

Pada dasarnya, kesalahan dalam investasi saham cenderung bukan hanya karena ilmu si investor yang masih cetek, tapi bisa karena banyak faktor, termasuk pengalaman investasi dan bagaimana si investor menata psikologi trading-nya sendiri untuk tetap stabil dan menerapkan semua ilmu dan pengalamannya saat memutuskan saham mana yang akan ia beli atau pun ia jual.kesalahan trader saham pemula

Ok. Mari simak satu per satu kesalahannya seperti apa…

1. Tidak mementukan aliran bermain saham yang sesuai dengan karakternya

Perlu teman2 Analis.co.id ketahui bahwa yang namanya main saham, baik itu tujuannya investasi atau nabung saham, maupun untuk trading singkat, harus menentukan mau memilih aliran bermain saham yang seperti apa.

Secara umum ada 2 aliran bermain saham, yaitu value investing dan growth investing.

Kalau value investing, beli saham berdasarkan valuasi saham dari perusahaan tersebut. Cara mengetahui valuasinya adalah dengan melakukan analisis fundamental.

Sedangkan bagi growth investing, umumnya membeli saham dengan melihat pertumbuhan atau growth perusahaan. Biasanya akan melihat kinerjanya dalam beberapa tahun terakhir.

Karena Growth investing beli saham yang sedang bertumbuh, maka umumnya saham seperti itu sudah mahal di bursa. Sehingga, analisis yang sering digunakan untuk menentukan timing beli dan jual sahamnya adalah dengan analisis teknikal.

Analisis teknikal lebih menekankan pada aspek grafik pergerakan harga saham, baik itu dengan menggunakan indikasi dari Candlestick, support dan resistance, moving average, volume trading dan lain sebagainya. Ada banyak sekali indicator yang bisa digunakan dalam melakukan analisa teknikal.

Umumnya, value investor (pelaku / trader beraliran value investing) cenderung lebih santai cara investasinya. Ini karena mereka biasanya memilih saham yang dijual murah secara valuasi PBV maupun PER dan setelah itu ditinggal tidur dan tinggal jual saat harga sahamnya sudah naik dan valuasinya sudah mahal.

Adapun bagi growth investor, mereka cenderung akan lebih banyak menghabiskan waktu mereka di depan komputer atau gadget karena harus terus mengontrol pergerakan harga saham yang sudah dibeli. Ini karena belinya memang pada saat harganya sudah tidak murah lagi.

Tapi apa pun pilihan alirannya, semua bisa menghasilkan keuntungan dari pasar saham. Hanya saja kalau kita mau bandingkan investor-investor yang sudah berhasil dari menjalankan kedua cara tersebut, ternyata value investorlah lebih unggul. Ya, karena terbukti dari cara yang dilakukan oleh Lo Kheng Hong atau lebih khusus Warren Buffett, mampu mengantarkannya menjadi salah satu orang terkaya di dunia, bahkan no #1 terkaya di dunia.

Silahkan lihat kesalahan lainnya di tautan di bawah ini:

Bersambung: PART 2 Kesalahan dalam Trading Saham

Thanks teman2 sudah berkunjung, baca kelanjutan dari artikel kesalahan trader saham pemula ini dengan mengunjungi tautan di atas. Semoga, kesalahan dalam trading saham atau bermain saham yang banyak dialami investor bisa anda hindari dan bisa terus cuan di pasar saham.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *