190 Daftar Reksa Dana Syariah Online Terbaru: Produk Reksadana Resmi dari BEI

Anda mencari daftar reksadana syariah online yang lengkap dan resmi dari BEI? Kebetulan Analis.co.id sudah menyediakan lengkap hingga 190 produk reksa dana yang beredar hingga 2018-2019. Selain itu, anda juga akan melihat grafik indeks perkembangan instrumen investasi ini.

Dari semua list reksadana yang ditampilkan dalam PDF di bawah, perlu Anda perhatikan jenis reksadananya karena beda jenis maka akan beda juga cara manager investasi tersebut mengelola dana dari asetnya.

Untuk anda yang ingin berinvestasi saham tapi tidak bisa melakukan analisa sendiri, maka sangat tepat memilih reksadana saham syariah saja, karena anda tidak perlu repot-repot belajar cara melakukan analisa laporan keuangan, tidak perlu tau apa itu ROE, PBV, PER dan lainnya.

Hanya saja, kalau soal untung, tentu investasi saham langsung secara mandiri lebih tinggi untungnya dibanding dengan beli reksadana saham. Tapi ya, pastinya ruginya juga tinggi. Apalagi kalau belum punya pengalaman, maka kemungkinan ruginya sangat besar.

Daftar Reksadana Syariah Online

Untuk mengetahui listnya silahkan unduh file PDFnya di bawah. Ada 190 pilihan, tapi bila ingin memilih yang khusus reksadana saham maka perhatikan kolom berjudul ‘Jenis’ yang berdada paling akhir.

Download Disini

daftar reksadana syariah online

Dari file word yang disajikan dalam bentuk PDF di atas, tidak hanya berisi berbagai nama produk reksadana yang resmi terdaftar di BEI dan OJK, tapi juga data grafik perkembangan NAB dari total reksa yang ada.

Pada tahun 2018 ini, total reksadana yang terdaftar adalah 1.849 produk. Adapun produk reksadana syariah berjumlah 190 dan yang konvensional sebanyak 1.659.

Adapun total Nilai Aktiva Bersih (NAB) dari semua reksadana yang diterbitkan oleh berbagai Manajer Investasi adalah sebanyak Rp507.495.931.340.551 (507,5 triliun lebih) yangmana masing-masing 31,1 triliun dan 465,4 lebih beredar pada reksadana syariah dan konvensional.

Jumlah di atas akan terus berkembang dari waktu ke waktu, seiring dengan munculnya produk baru yang diterbitkan oleh perusahaan sekuritas atau pun manajer investasi khusus.

Adapun cara beli reksadana syariah online seperti Paytren dan lainnya maka tempatnya bukan di bank BRI, BNI, BCA, Mandiri atau bank lainnya, tapi melalui perusahaan sekuritas yang terdaftar di BEI. Anda tinggal masuk ke situs resminya dan langsung buat akun di sana.

Umumnya perusahaan sekuritas mensyaratkan minimal deposit untuk bisa terdaftar sebagai nasabah, tapi ada juga yang tidak ada minimal depostirnya, tergantung dengan nilai reksadana yang mau kamu beli maka tinggal transfer senilai itu juga.

Tips juga nih, buat yang baru mau investasi reksadana maka sangat disarangkan untuk tau dulu kira-kira mana saja yang terbaik dari sekian ratus daftar yang disebut di atas. Kenapa? Ya, karena tinggi tidaknya hasil dari investasi anda sangat ditentukan oleh kemampuan dari manajer investasi yang mengelola aset dari reksadana tersebut.

Selain itu, pastikan timing belinya juga harus pas. Paling bagus kalau IHSG sudah terkoreksi dan baru mulai mengalami reversal karena akan mempercepat peningkatan nilai aset investasi Anda.

Terkadang juga, ada yang mencari testimoni di berbagai forum online. Sebab, bisa dibilang tanggapan semacam itu real dan mewakili kepuasan investor atas kinerja MI atas manajemen investasinya.

Sepertinya sampai di sini dulu makalahnya, eh sori.. maksudnya artikel. Lebih dan kurangnya mohon dimaafkan. Bila ada yang kurang tolong dibantu lengkapi, dan bila belum sempat update mohon kabari via kontak.

Jika ada pertanyaan seputar 190 Daftar Reksa Dana Syariah Online Terbaru di atas, silahkan berikan komentar Anda. Bila ada waktu kita akan berdiskusi bersama.

2 thoughts on “190 Daftar Reksa Dana Syariah Online Terbaru: Produk Reksadana Resmi dari BEI

  1. Mau tanyak master kalau dana kita di masukkan pasar uang gimana master, soalnya saya lihat di pembagian investasinya ada yang dimasukkan padahal saya membeli produk yang fokus ke saham, itu gimana?

    1. Pastikan pilih reksadana saham saja kalau memang hanya mau membeli reksadana yang dananya diputar di pasar saham, bukan yang lain. Jadi di awal harus benar jenis reksadana apa yang dipilih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *