Harga Wajar Saham Adro + Analisa Prospek Saham Adaro dkk (INDY, BUMI) & Berita Perkembangannya

Pertanyaan terkait harga wajar saham ADRO dan analisa saham ADRO akan saya jawab dengan cara berbeda kali ini. Ya, semua terkait prospek dan berita perkembangan PT. Adaro Energy akan diulas dalam bentuk video agar lebih jelas.

Setelah membandingan data cadangan batubara dari beberapa perusahaan tambang batubara yang ada di Indonesia, Adaro menduduki peringkat ke 2 di Indonesia, satu tingkat di bawah BUMI. Adapun perbandingan antara ADRO dan BUMI adalah masing-masing 13,5 milyar ton dan 14 milyar ton.

Adapun dari sisi luas lahan pertambangannya, kalau kita berbicara skala internasional, maka ADRO bisa dibilang masuk di posisi ke 3 di dunia. Posisi ini di bawah Tambang North Antelope Rochelle yang terletak di antara Montana-Wyoming dan Tambang Black Thunder di Campbell County, Wyoming.

Walau PT. Adaro Energy berada di posisi pertama soal luas area pertambangannya di Indonesia, tapi dari sisi produksi masih kalah dengan Kaltim Prima Coal dengan 57,6 juta Mt per tahunnya. ADRO sendiri hanya berkisar 53,5 juta Mt. Namun, setelah akuisisi ADRO terhadap Kestrel Coal Mine (Kestrel) dari kepemilikan Rio Tinto, maka ada potensi sekitar 4,8 juta Mt hasil tambang batubara yang akan dihasilkan oleh Adaro kedepannya.

Lihat juga: Analisa Saham TOWR

Harga Wajar Saham ADRO

Untuk penjelasan terkait harga wajar Adaro silahkan simak video berikut sampai tuntas:

Di ulasan analisis fundamental saham ADRO di atas juga mereview sepintas valuasi dari bebreapa saham batubara seperti BUMI, INDY, ITMG dan PTBA. Dan soal siapa yang paling murah, BUMI sebenarnya menduduki peringkat pertama, hanya saja kinerjanya tak sebaik ADRO. Adapun PTBA, dari sisi valuasi tidak terlalu murah, tapi kinerja masih bisa terjaga hingga saat ini.

Analisis Saham ADRO seerta Prospek Perkembangannya

Quarter/year 2nd Quarter 2019 2nd Quarter 2018 Growth
Total Assets 101,212,411,593,000 97,717,830,704,000 3.58%
Total Libilitie 38,378,956,820,000 37,713,200,980,000 1.77%
Total Equity 53,355,619,215,000 50,897,441,452,000 4.83%
Total Sales 25,103,513,289,000 23,194,631,564,000 8.23%
Cost of Good Sold -17,122,545,004,000 -16,107,834,756,000 6.30%
Gross Profit 7,980,968,285,000 7,086,796,808,000 12.62%
Operation Expenses -1,609,910,427,000 -1,448,437,432,000 11.15%
EBIT 6,371,057,858,000 5,949,384,196,000 7.09%
Other Income/Expenses 533,483,366,000 -75,779,444,000 -803.99%
Earning Before Tax 6,904,541,224,000 5,562,579,932,000 24.12%
Net Income After Tax 4,542,075,059,000 3,227,201,796,000 40.74%
Minority Interest -344,234,363,000 -412,905,064,000 -16.63%
Net Income(NI) 4,197,840,696,000 2,814,296,732,000 49.16%

Simak dulu : Profil PT. Adaro Energy Tbk.

Dari data di atas menunjukkan bahwa prospek saham ADRO untuk kuartal II 2019 ini masih positif dimana perusahaan mampu mencatatkan kinerja laba bersih sebesar 49,16% di banding kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Adapun dari sisi Total sales atau penjualan emiten mengalami pertumbuhan sebesar 8,23% atau naik dari 23,1 triliun menjadi 25,1 triliun di kuartal terbaru ini.

Satu hal yang perlu kita amati adalah bawah bisnis ADRO, walau fokus dan 80%nya dihasilkan dari batubara, akan tetapi perusahaan juga memiliki bisnis terkait yang terus menyumbang tambahan pendapatan. Di antaranya adalah bisnis layanan penambangan dari Adaro Service yang menyumbang US$ 54.520.000 dan bisnis logistik atau distribusi hasil tambang dari Adaro Logistics. Dan masih ada beberapa lagi lini bisnis Adaro lainnya, termasuk Adaro Power, Land, Water dan Capital.profil saham adro

Dari sisi pendapatan, pasar ekspor menyumbang lebih dari 5 kali lipat penjualan dibanding penjualan domestik, yakni masing-masing US$ 621.298.000 dan US$ 148.613.000.

Adanya isu bahwa Cina larang impor batubara dari Australis, sebagian analis menganggap ini sebagai keuntungan tersendiri bagi produsen batubara di Indonesia. Akan tetapi, menurut hemat penulis, kalaupun itu terjadi tidak serta merta menjadi trend positif bagi pasar batubara Indonesia karena faktnya, jenis batubara Australia berbeda dengan batubara dari Indonesia.

Masih banyak lagi yang akan saya bahas sebenarnya soal berita maupun analisa saham ADRO, tapi karena sudah dibahas di video di atas, silahkan tonton saja videonya.

Khusus soal harga wajar saham ADRO, tetap tidak bisa jadi acuan untuk langsung membeli sahamnya karena yang namanya saham batubara sangat dipengaruhi oleh harga batubara itu sendiri. Jadi, antara kinerja dan harga batubara harus sejalan untuk bisa cuan dari saham tambang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *