Arti Fundamental adalah…! Berikut Pengertiannya?

Apa arti fundamental saham? Ini pertanyaan yang sangat mendasar sekali bagi investor beraliran value investing. Tapi sebenarnya penting juga, karena jangan sampai sudah bertahun-tahun main saham tapi tidak tau kalau pengertian fundamental adalah simple sekali.

Sebenarnya ada banyak sekali yang dituju kalau kita bicara soal fundamental ini. Bisa saja yang dimaksud soal ekonomi, keuangan, politik dan juga emiten atau perusahaan terbuka yang listing di bursa efek Indonesia.

Hanya saja yang penulis ingin bahas di sini adalah yang terkait saham. Ya, apalagi kalau bukan fundamental perusahaan di IDX.

Arti Fundamental adalah…

Mengenai defenisinya kita tidak perlu jauh-jauh merujuk ke pendapat para ahli. Cukup melalui kamus resmi bahasa Indonesia sepertinya cukup.

Menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian fundamental adalah ‘bersifat dasar (pokok)’ atau ‘mendasar’. Nah inilah pengertiannya secara bahasa.

Adapun defenisinya secara istilah, fundamental adalah sesuatu yang bersifat mendasar atau pokok dari objek tertentu atau ideologi.

Dalam hal ekonomi suatu negara maka yang dimaksud adalah kondisi mendasar dari perekonomian negara tersebut, termasuk di dalamnya nilai ekspor-impor nya, berapa besar hutangnya, nilai beli masyarakat bagaimana, PDBnya berapa, nilai tukar dan lain sebagainya.

Lebih spesifik lagi, dalam ekonomi adalagi yang namanya makro dan mikro ekonomi. Nah, ini juga ada fundamentalnya masing-masing. Tapi bukan ini pembahasan utama kita.arti fundamental adalah

Dalam hal politik juga demikian, yang menjadi objeknya adalah hal mendasar pada keadaan politik tersebut, seperti jumlah pemilih, calon pemimpinnya, karakter pemilihnya dan partainya dan lain sebagainya.

Selain arti di atas, ada juga kata fundamentalisme. Mengenai ini, maka artinya adalah ‘paham yang cenderung untuk memperjuangkan sesuatu secara radikal’. Tapi ini dalam bentuk noun.

Pengertian Fundamental Saham

Lain halnya lagi dengan saham, yang dimaksud fundamental di sini adalah hal dasar terkait dengan perusahaan yang menerbitkan sahamnya di BEI.

Secara sepesifik, fundamental perusahaan terletak pada laporan keuangannya.

Laporan keuangan sendiri memiliki banyak poin yang harus dinilai untuk mengetahui bagaimana fundamental dari perusahaan itu sendiri, di antaranya adalah:

  1. Laba/Rugi
  2. Aset
  3. Liabilitas atau Hutang
  4. Ekuitas atau Modal
  5. Laporan Perubahan Modal
  6. Arus Kas

Untuk mengetahui bagaimana bentuk laporan di atas, silahkan lihat contoh laporan keuangan dari perusahaan terbuka langsung.

Untuk bisa mengetahui secara pasti nilai fundamental keuangannya maka dibutuhkan yang namanya analisis rasio keuangan dari perusahaan tersebut.

Analisis rasio sifatnya membandingkan antara satu bagian keuangan dengan bagian keuangan lainnya sehingga diketahui berapa nilai kenaikan atau penurunannya. Hasilnya akan diketahui apakah growth atau tidak, apakah lagi trend atau tidak dan lainnya.

Adapun jenis rasio keuangan jika dikelompokkan berdasarkan fungsinya, maka dapat dibagi menjadi 5 jenis, yaitu:

  1. Rasio Profitabilitas
  2. Rasio Likuiditas
  3. Rasio Aktivitas
  4. Rasio Solvabilitas
  5. Rasio Valuasi atau Harga Pasar

Masing-masing dari kelompok rasio di atas masih terbagi ke dalam beberapa rasio lagi. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat disini: Kalkulator Saham Excel

Dengan mengetahui kinerja keuangan perusahaan dari nilai yang tertera langsung dalam laporan keuangannya ditambah rasio-rasionya, maka sebagian besar fundamentalnya sudah bisa kita ukur.

Selain itu, manajemen perusahaan juga bisa menjadi penilaian fundamental pada sebuah perusahaan. Hal yang paling penting dinilai adalah seberapa terpercayakah manajemennya dan seberapa profesional dalam mengelola bisnisnya.

Perlu juga diketahui bahwa bentuk analisis dalam analisa fundamental saham umumnya dianut oleh investor yang beraliran value investing. Berbeda halnya dalam analisa teknikal, maka ia lebih banyak dilakoni oleh growth investor.

Growth investor, atau growth investing, dasar analisanya mengacu pada pergerakan harga saham di bursa. Dari pola pergerakan tersebutlah yang kemudian dianalisa apakah lagi downtrend atau uptrend, atau apakah lagi bullish atau bearish.

Setelah mempelajari defenisi di atas, maka teman-teman tentunya sudah bisa mengetahui apa yang dimaksud dari kata tersebut. Khususnya dalam hal saham, maka hal tersebut lebih spesifik merujuk pada analisa laporan keuangannya.

Jadi arti fundamental adalah dasar. Ya, sesederhana itu memahaminya. Sedangkan pengertian fundamental secara rinci sudah saya jelaskan di atas, silahkan disimak lagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *