Blog Analisa Fundamental Saham Syariah dan Konvensional yang Berkualitas, Cekidot!

Buat kamu yang memilih menjadi value investor atau orang yang berinvestasi saham berdasarkan fundamental saham, maka blog analisa fundamental saham syariah dan konvensional yang berkualitas dan detail ini wajib kamu kunjungi setiap hari.

Ya, yang saya maksud blog Analis.co.id . Pembahasannya lebih banyak pada analisa fundamental saham syariah, karena inilah latar belakang pendidikan sekaligus pengalaman kerja saya sebelumnya.

Kalau belum tau profil penulis blog sekaligus web ini, silahkan buka dan baca-baca dulu lamannya dari tautan tersebut.

Sebelum bicara banyak, saya perkenalkan dulu nama saya: Zulbiadi Latief, kelahiran asli Makassar 35 tahun lalu. Latar belakang sidejob saya sebenarnya sebagai blogger, ya kurang lebih 7 tahun lamanya. Tapi jangan salah, pengalaman kerja kantoran saya sebelumnya di lembaga finansial syariah, jadi kloplah untuk jadi analis saham syariah.

Kalau ditanya apa aliran saya dalam berinvestasi saham, maka jawabannya adalah ‘value’, ya ‘nilai dari perusahaan’.

Sekalipun saya analis fundamental tulen, tapi…., ada tapinya…! Saya tidak pernah mengabaikan yang namanya teknikal dari harga saham tersebut. Sekalipun sebenarnya bukan teknikal yang detail banget seperti baca candle stick dari moving average, relative strength index, stochastic dan sebagainya yang ‘njlimet banget. Ini bukan semata karena saya memilih aliran campur-campur dalam menganalisa, tapi jujur… ini belajar dari pengalaman pribadi dan juga pengalaman banyak analis.

blog analisa fundamental saham

Kalau ada yang mengatakan, ‘Wah… berarti gak murni value investor dong!’, saya tantang untuk beli saham yang sudah tampak sangat murah, baik PBV atau pun PERnya, sedang grafiknya tampak down trend, apalagi ditambah dengan IHSG yang lagi terkoreksi dan terus turun. Bisa dipastikan porto-nya bakal ‘membara’ semua.

Artinya apa, fundamental dan teknikal saham adalah ibarat dua sisi mata uang yang tak bisa dipisahkan, keduanya bisa saling melengkapi. Hanya saja, kalau menurut hemat saya, mulainya harus dari analisa fundamentalnya dulu, setelah itu ke teknikalnya. Tapi ingat lho… bukan teknikal yang kayak full time trader lakukan, melainkan hanya untuk mencari kapan waktu tepatnya kita masuk di saham tertentu. Kalau kata guru saya ‘yang penting sudah kelihatan mantul grafiknya’, nah baru mulai koleksi. Itu pun, ada strategi lanjutannya lagi biar tidak rugi, tapi jangan dibahas di sinilah… nanti kepanjangan. (bukunya sedang saya susun, tunggu tanggal mainya aja!)

Dan buat Anda yang mungkin baru belajar bagaimana cara berinvestasi saham syariah atau pun konvensional yang benar, maka pastikan jangan memutuskan untuk membeli saham hanya dari laporan keuangannya saja, tapi analisa secara detail semua info terkait dengan sektor sahamnya, termasuk makro ekonomi Indonesia, kondisi global dan ada hal-hal lainnya lagi yang perlu dianalisa, tapi rasanya kurang pas kalau langsung disebutkan semua di sini. Lagian, ini hanya perkenalan awal saja sobat Analis!

Selain analasa fundamental saham syariah, apa lagi yang tersedia di web ini?

(Ingat ya, kalau misalnya setelah ngobok-ngobok isi blog ini dan ternyata yang saya sebutkan di bawah belum tersedia, maka itu karena Anda mengunjungi blog ini saat masih baru dibuat. Kira-kira pertengahan 2018 atau awal 2019 blog ini baru akan betul-betul komplit layanannya)

  1. Membership Analisa Saham Mingguan dan Bulanan untuk Saham yang  Menjanjikan Value-nya (Berbayar)
  2. Ebook Analaisa Saham per Kuartalan (per 3 bulan) (Berbayar)
  3. Request Analisa Saham Pilihan Anda (Berbayar)
  4. Konsultasi langsung via WA atau telepon soal teknik analisa saham atau kira-kira saham apa yang bagus di pilih saat ini. (Berbayar)
  5. Private Equity. Ini buat yang malas menganalisa dan mau nitip Investasi (perjanjiannya sedang disiapkan) (Berbayar)
  6. Pelatihan/Seminar di Hotel (waktunya insidentil)
  7. Pendampingan Jadi Analis Fundamental Saham
  8. Ilmu seputar panduan investasi saham dan ilmu ringan lainnya. Kalau ini sih, kebanyakan dasarnya dari ilmu blogger saya, yaitu menulis artikel soal saham yang banyak dicari di google, ya dari analisa keyword juga. (Free)

Dan yang saya kerjakan sekarang ini, selain terus meng-update artikel di blog ini, saya juga sedang menyiapkan buku panduan value investing yang komplit abis.

Jadi apa lagi ya? Oh, iya. Saya juga punya bisnis soal panduan ngeblog. Buat yang mau buat blog seperti ini juga bisa langsung kontak via form yang sudah saya siapkan. Murah kok, cuma 1 juta dipandu selama sebulan cara buat blog yang benar dan SEO Friendly. Atau minta dibuatkan? Bisa diaturlah sob!

Tapi, apa ada blog lain yang juga fokus sama analisa fundamental?

Jelas ada, hanya saja kalau saya sebutkan di sini dan ternyata tidak sesuai dengan selera Anda atau malah merugikan Anda, jangan-jangan saya lagi yang disalahkan.

Nah, ada baiknya silahkan search di google aja, jadi kalau ketemu blognya dan suka.. ada kepuasan tersendiri kan.

Siapa kiblat tokoh panutan saya?

Ini penting sekali setiap kali mau memilih tempat belajar, jangan sampai bilangnya value investor tapi ternyata rujukannya Ellen May, ya gak nyambunglah… alirannya kan beda. Kecuali kalau saya bilang aliran saya growth investing, nah Mbak Ellen May ini mungkin yang bisa jadi rujukannya.

Jujur, saya banyak belajar dari Warren Buffett. Secara… beliau adalah orang yang bisa dibilang paling sukses dalam menerapkan value investing karena dia betul-betul bisa sampai puncaknya, yakni sempat menjadi orang terkaya nomor wahid di dunia. Nomor #1 lho, bukan dari belakang he he!

Sekalipun ilmunya banyak menyerap dari Warren Buffett, bukan berarti strategi investasi saya persis sama dengan om WB. Saya masih lebih banyak mengandalkan pengalaman dari pada hanya ilmu bacaan saja, karena dari 571 jumlah saham di BEI saat ini, masing-masing punya karakternya dan gak bisa main tembak begitu saja terus langsung beli borongan. Kalau begitu, kurang dari setahun langsung tutup buku portonya he he!

Dan kalau dipersentasekan, kurang lebih 30% ilmu dan 70% sisanya adalah pengalaman. Jangan anggap sepeleh pernyataan saya ini. Karena belajar fundamental mungkin tidak butuh waktu lama, tapi bagaimana dapat zauq-nya (rasanya) sebagai analis itu yang susah.

Kalau menurut saya, minimal 2 tahun terjun di dunia transaksi saham baru kemudian bisa ‘meraba’ seperti apa sebaiknya main saham yang benar dan bisa menghasilkan kinerja pertumbuhan aset secara konsisten, minimal 20% per tahun seperti kinerja Berkshire Hathaway milik opah Warren Buffett.

So, cari blog analisa fundamental saham syariah dan konvensional yang detail dan berkualitas? Nah bolak-balik saja ke blog ini, minimal sekali seminggu, InsyaAllah kamu akan ketemu dengan artikel-artikel fresh yang kamu butuhkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *