Daftar Saham Salah Harga 2019 dan Kriterianya

Apakah anda sepakat soal pernyataan Lo Kheng Hong soal saham salah harga? Jika ya maka ada baiknya simak dulu daftar saham salah harga 2019 terbaru berikut ini.

Sebenarnya bicara soal saham murah maka rujukannya tak lain pada valuasi dari saham itu sendiri. Selain itu, dengan membandingkan pencapaian kinerja perusahaan maka akan semakin mundah menilainya.

Mudah menilai maksudnya jangan sampai sahamnya murah karena murahan, apalagi kalau itu ‘value trap’ saja. Karena saham undervalued yang bagus itu kalau ROEnya juga tinggi, paling tidak minimal 15% atau di atas nilai depostio bank lah.

Sebaliknya, bila ada saham yang harga pasarnya rendah, tapi ROEnya hanya 5, bahkan minus, maka itu artinya dia tidak salah harga tapi memang sudah seharusnya dihargai seperti itu.

Kata pepatah, ‘Ada harga, ada kualitas’. Ya, ibarat teman Analis beli ruko dipinggir jalan yang harganya separuh dari harga pasar, tapi di daerah tersebut daerah yang terdampak air rob. Pertanyaannya, apakah tetap mau beli ruko itu? Tentu tidak kan!

Nah, seperti itu pula dalam dunia trading saham. Boleh saja nyari daftarnya yang murah, tapi pastikan itu dari perusahaan yang sedang untung.

Daftar Saham Salah Harga 2019 berdasarkan Kriteria Lo Kheng Hong

Sebelum teman2 melihat daftarnya, ada baiknya ketahui dulu apa saja kriteria yang seharusnya untuk saham undervalued ini.

Saya pribadi sudah menetapkan beberapa kriterinya dan berdasarkan standar yang dibuat oleh Lo Kheng Hong, di antaranya:

  1. Lihat NPM nya, apakah lagi naik atau turun.daftar saham salah harga
  2. Pastikan untungnya lagi banyak, yaitu menilai rasio ROE dari perusahaan tersebut. Kalau bisa dapat yang di atas 15% maka itu bagus, tapi kalau tidak minimal 10% sudah cukup.
  3. Analisa rasio valuasi atau harga pasarnya, yaitu pada PBV dan PER nya.
  4. Pastikan hindari yang PBVnya minus dan sahamnya dijauhi oleh banyak trader or investor.
  5. Lihat momentum dan trendnya. Jangan asal masuk saja, analisa teknikal perlu diperhatikan.
  6. Sebaiknya beli saat IHSG lagi uptrend untuk mempercepat cuan dan menghindari nyangkut di saham tertentu.

Yah, paling 6 kriteria itu yang teman-teman perhatikan. Sebagian dari LKH, sebagian lagi dari standar yang saya buat sendiri.

Untuk info lebih jelas soal kriteria dan cara menghitung dan cara mencari saham salah harga, silahkan baca artikelnya Disini.

Dan berikut daftarnya:

No Stock PBV act PER act EPS act ROE act Last Price
1 TAXI -0.33 -0.23 -398.27 143.07 90
2 CMPP -2.74 -2.43 -84.79 113.10 206
3 UNSP -0.20 -0.19 -591.91 103.14 114
4 CNKO -0.55 -0.54 -93.44 102.81 50
5 DWGL -20.86 -25.63 -3.59 81.12 92
7 SIAP -81.54 -172.92 -0.48 47.24 83
9 MPMX 0.61 1.48 813.39 41.74 1,2
10 SAFE -2.09 -6.18 -33.35 33.84 206
12 LPCK 0.21 0.66 3,096.19 31.26 2,04
13 CANI -1.00 -4.19 -41.30 23.98 173
15 LRNA 0.15 0.72 158.28 20.67 114
16 PSSI 0.84 4.26 40.58 19.54 173
17 INDR 0.60 3.42 1,367.20 17.68 4,67
18 SRIL 0.92 5.63 59.73 16.38 336
19 OCAP -0.45 -2.80 -98.03 16.03 2,1
20 TBLA 0.95 5.98 142.97 15.84 855
21 SMMT 0.91 5.71 24.71 15.65 141
22 INKP 0.73 4.73 1,548.48 15.59 7,325
23 BTON 0.99 6.52 38.63 15.19 252

Keterangan:

  • Yang merah itu artinya sahamnya sebaiknya dihindari, sedangkan yang hijau sahamnya bisa dibilang salah harga karena PBVnya di bawah 1 kali. Tapi tetap saja tidak bisa dijadikan rujukan utama, harus dianalisa lebih dalam lagi.
  • Adapun yang tidak ditandai, alias abu-abu, maka saya pribadi tidak bisa memberikan rekomendasi apa pun, silahkan dianalisa sendiri.

Disclaimer: Daftar saham salah harga 2019 di atas bukan untuk langsung dipilih, tapi harus dianalisa lebih detail lagi. Dan segala keputusan investasi tanggung jawab investor sendiri. Jadikan ulasan di artikel ini hanya sebagai tambahan pertimbangan saja, bukan sebagai keputusan akhir. Oke!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *