Jam Perdagangan Saham BEI – Jadwal Trading dan Penutupan Bursa

Jadwal bursa atau jam perdagangan saham BEI dibagi dalam 2 sesi dan 2 kelompok hari. Jam trading saham Indonesia ini ditentukan langsung oleh Bursa Efek Indonesia sendiri dan diikuti oleh semua perusahaan sekuritas yang telah terdaftar sebagai anggota bursa resmi.

Pada dasarnya transaksi saham di bursa hanya boleh dilakukan pada hari dan jam perdagangan yang telah ditentukan. Di luar itu, maka bid maupun offer akan di-reject secara otomatis oleh sistem trading. Kecuali, kalau perdagangan dilakukan sebelum dan sesudahnya tapi masih masuk dalam masa Pra-Pembukaan dan Penutupan, serta Pasca Penutupan yang telah ditetapkan BEI, maka itu masih boleh.

Yang perlu diketahui juga, bahwa dalam jadwal bursa dikenal 3 segmentasi atau jenis perdagangan, yaitu:

  1. Pasar Reguler
  2. Pasar Tunai
  3. Pasar Negoisasi

Dari ke tiga segmen pasar saham tersebut, hanya pasar tunai yang memiliki 1 sesi, sedang Reguler dan Negosiasi keduanya dibagi dalam 2 sesi perdagangan.

Lebih jelasnya, berikut rinciannya:

Jam Perdagangan Saham BEI

Dari 3 segmen pasar di bawah, jika kamu pemula dan mulai membeli saham secara online, maka umumnya hanya akan bersinggungan dengan pasar reguler saja, sedang pasar tunai biasanya dilakukan oleh lembaga atau perorangan yang memiliki modal lebih.

1. Pasar Reguler

Senin-Kamis :
Sesi I – Pukul 09:00:00 s/d 12:00:00
Sesi II – Pukul 13:30:00 s/d 15:49:59

Jumat:
Sesi I – Pukul 09:00:00 s/d 11:30:00
Sesi II – Pukul 14:00:00 s/d 15:49:59

2. Pasar Tunaijam perdagangan saham BEI

Senin – Kamis:
Pukul 09:00:00 s/d 12:00:00

Jumat:
Pukul 09:00:00 s/d 11:30:00

3. Pasar Negosiasi

Senin – Kamis:
Sesi I – Pukul 09:00:00 s/d 12:00:00
Sesi II – Pukul 13:30:00 s/d 16:15:00

Jumat:
Pukul 09:00:00 s/d 11:30:00
Pukul 14:00:00 s/d 16:15:00

Jadi, sekali saya tegaskan bahwa akun trading online hanya ditujukan untuk pasar reguler saja. Sedang untuk pasar tunai dan negosiasi dilakukan diluar itu. Jika mau tau lebih lanjut bisa menghubungi broker masing-masing.

Selain jadwal bursa normal yang disebutkan pada pasar reguler, di pasar saham juga dikenal jam pra dan pasca perdagangan. Berikut adalah rinciannya:

1. Pra Pembukaan:

  • 08:45:00 – 08:55:00 WIB (Pada waktu tersebut Anggota Bursa Efek mulai memasukan penawaran Jual (Offer) dan atau permintaan beli (bid))
  • 08:55:01 – 08:59:59 WIB (JATS melakukan proses pembentukan Harga Pembukaan dan memperjumpakan penawaran jual dengan permintaan beli pada Harga Pembukaan berdasarkan price dan time priority.)

2. Pra-Penutupan

  • 15:50:00 – 16:00:00 WIB (Anggota Bursa Efek memasukan penawaran Jual dan atau permintaan beli.)
  • 16:00:01 – 16:04:59 WIB ( JATS melakukan proses  pembentukan Harga Penutupan dan memperjumpakan penawaran jual dengan permintaan beli pada Harga Penutupan berdasarkan price dan time priority.)

3. Pasca Penutupan

16:05:00 – 16:15:00 (Anggota Bursa Efek untuk memasukkan penawaran jual dan atau permintaan beli pada Harga Penutupan, dan JATS memperjumpakan secara berkelanjutan (continuous auction) atas penawaran jual dengan permintaan beli untuk Efek yang sama secara keseluruhan maupun sebagian pada Harga Penutupan berdasarkan time priority.)

Umumnya pembelian saham yang dilakukan pada masa pra pembukaan dikarenakan seorang trader (berdasarkan hasil analisanya) menilai bahwa saham tertentu akan naik di awal perdagangan saham. Demikian juga, jika penjualan dilakukan pada waktu tersebut dikarenakan seorang trader memprediksi bahwa saham tersebut akan anjlok di awal perdagangan.

Keputusan mulai mengakumulasi atau pun ambil untung dan cut loss pada pra maupun pasca perdagangan di atas cenderung dipengaruhi oleh analisa yang telah dilakukan oleh tiap trader.

Jika trader beraliran value investor biasanya melihat banyak hal sisi fundamental perusahaan, terutama pada rasio PER, PBV, dan ROE. Tapi bila alirannya growth investing keputusannya diambil dari hasil analisa trendline.

Itulah jam perdagangan saham BEI atau Jam trading saham Indonesia. Memilih antara sesi I maupun sesi II pada jadwal bursa tersebut sebenarnya tergantung dari keputusan trader, tapi umumnya lebih dipengaruhi oleh timing beli saham yang telah ditetapkan oleh masing-masing trader.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *