Market Capitalization – Pengertian, Rumus & Faktor Kapitalisasi Pasar Saham

Dunia investasi saham tak terlepas dari istilah market cap. Karenanya pengertian Market Capitalization ini penting dipahami, termasuk di dalamnya rumus dan faktor yang mempengaruhi kapitalisasi pasar di bursa saham BEI.

Terkadang, para trader mencari tahu berapa market capitalization dari suatu saham untuk mengetahui seberapa besar kapitalisasi perusahaan di bursa efek.

Dengan mengetahui kapitalisasi pasar dari suatu saham maka akan dengan mudah mengetahui seberapa likuid saham tersebut diperdagangkan.

Sedangkan likuid tidaknya suatu saham juga mampu menimbulkan efek seberapa mudah seseorang ‘melempar’ sahamnya ke pasar jika sewaktu-waktu ingin menjualnya.

Bagi seorang value investor, terkadang tidak mau tau likuid tidaknya suatu saham. Selama fundamental sahamnya masih tampak menggiurkan dan sahamnya di hargai dengan murah, anggaplah PBVnya hanya 0,5, maka mereka cenderung akan memutuskan untuk membeli saham tersebut. Tentunya dengan harapan memperoleh capital gain yang maksimal nantinya.

Selain itu, tipe investor blue chip juga seringkali menggunakan nilai market cap sebagai bahan pertimbangan sebelum membeli saham tertentu. Ini karena memang dalam menilai apakah suatu saham masuk dalam kategori blue chip atau tidak perlu diketahui seberapa besar kapitalisasinya di bursa.

Pengertian Market Capitalization di Bursa

Bicara soal manajemen resiko dalam investasi saham, market cap juga menjadi acuan para trader maupun analis. Hal ini dikarenakan, semakin besar kapitalisasi suatu saham maka akan semakin menunjukkan bahwa perusahaannya adalah perusahaan berskala besar dan dipercaya banyak masyarakat.

Nah, berikut defenisinya:

rumus dan pengertian market capitalization

Wikipedia

Situs ensikopedia online ini mengartikan sebagai

“Istilah bisnis yang menunjuk ke harga keseluruhan dari saham perusahaan tertentu. Bisa juga dimaknai sebagai sebuah harga yang harus dibayar seorang investor bila mana ia ingin membeli seluruh perusahaan.

Investopedia

Berbeda dengan situs di atas, Investopedia lebih khusus dalam memberikan informasi soal keuangan. Dan mengenai market capitalization ini, ia mengartikan dengan:

“Kapitalisasi pasar mengacu pada nilai total dolar dari saham perusahaan yang beredar.”

Ini diketahui dari laman yang dipublikasikan sendiri oleh web tersebut dengan menyebutkan:

“Market capitalization refers to the total dollar market value of a company’s outstanding shares.”

Zulbiadi Latief

Berdasarkan rumus perhitungannya dan tujuan dari mengetahui MC ini maka dapat dirumuskan defenisinya sebagai berikut:

“Nilai dari suatu perusahaan di bursa efek berdasarkan harga yang diberikan oleh investor atas espektasi dari kinerja bisnisnya.”

Mungkin anda bertanya kenapa harus menggunakan kata ‘espektasi dari kinerja bisnisnya’?

Ya, karena pada dasarnya market cap tersebut hanya menghitung kapitalisasi pasarnya saja, dan bukan dari nilai real dari perusahaan tersebut.

Adapun nilai real-nya adalah dengan membagi nilai ekuitas dengan jumlah sahamnya yang beredar. Ini disebut juga dengan book value dari perusahaan tersebut.

Dikatakan espektasi karena memang harga yang diberikan pasar pada suatu saham tidak selalu sama dengan nilai bukunya, terkadang lebih tinggi dan kadang juga lebih rendah dari nilainya yang seharusnya. Hal ini sangat dipengaruhi oleh laporan keuangan terbaru yang dirilis atau pun prospek kedepan dari perusahaan tersebut.

Rumus Kapitalisasi Pasar Perusahaan

Untuk menghitung market capitalization maka caranya cukup dengan mengalikan jumlah saham perusahaan yang beredar dengan harga saham tersebut saat ini.

Berikut formulanya:

MC = Jumlah Lembar Saham x Harga Saham Terbaru

Kapitalisasi pasar tidak saja untuk menghitung kapitalisasi saham tertentu, tapi juga bisa dari total kapitalisasi pasar dari seluruh saham di indeks tertentu, seperti IHSG.

Ada yang menyebutkan bahwa total kapitalisasi pasar dari indeks saham di New York lebih besar dari jumlah uang di Amerika Serikat. Ini tentu dipengaruhi oleh harga saham rata-rata dan jumlah investor yang tertarik berinvestasi di pasar modal.

Apa saja faktor yang mempengaruhi market capitalization?

Sebenarnya, ini mudah saja diketahui karena di atas sudah diberikan rumusnya.

Dan berdasarkan formula di atas, maka ada beberapa hal yang mempengaruhi kapitalisasi perusahaan di bursa, yaitu:

1. Total jumlah saham terbaru yang beredar atau dimiliki publik maupun lembaga.

Untuk mengetahui berapa jumlah saham yang telah dilepas dari suatu emiten di pasar saham, maka caranya dengan mendownload laporan keuangan terbaru dari perusahaan tersebut.

Adapun untuk mendapatkan laporan keuangan tersebut, Anda bisa mengunduhnya di situs resmi IDX disini.

Cara menggunakannya cukup dengan mengetik kode sahamnya di kolom kode (seperti MYOH, AALI dll) dan juga mengetik ‘laporan keuangan’ di kolom kata kunci. Selanjutnya, tinggal ketik ‘Cari’.

Letak dari pengumuman jumlah saham dari perusahaan biasanya diletakkan di bagian Ekuitas. Pilih modal saham dari ‘Modal ditempatkan dan disetor penuh’.

Umumnya nilainya selalu dalam jumlah sesungguhnya dan bukan dari nilai konversi. Jadi lebih mudah membacanya.

2. Harga saham saat ini

Tiap saham berbeda-beda harganya. Perbedaan tersebut sangat dipengaruhi dari nilai buku perusahaannya dan bagaimana investor menghargai sahamnya atas analisa yang mereka lakukan.

Terkadang harga saham bisa naik atau turun bukan karena fundamentalnya, tapi banyak juga karena alasan prospek dan sentimen positif atau negatif yang banyak beredar di berbagai media.

Adapun untuk mengetahuinya, Anda bisa membuka laman harga saham. Silahkan klik tautannya dan ketik kode saham yang akan dicek harganya di tools tersebut.

Widget yang Analis.co.id berikan di halaman tersebut merupakan sistem yang dapat melakukan update otomatis. Jadi harganya bisa dipastikan yang terbaru hari ini.

3. Aksi korporasi dari perusahaan

Maksud dari aksi korporasi adalah tindakan yang dilakukan perusahaan mengenai kegiatan bisnisnya, atau dalam hal ini dari keterlibatannya di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Salah satu faktor yang bisa mempengaruhi perubahan nilai dari maket capitalization saham dari aksi korporasi ini adalah bilamana emiten tertentu melakukan Rights Issue.

Mengapa demikian? Ya, karena dari rights issue ini perusahaan akan menambah jumlah sahamnya yang beredar di pasar. Tujuannya tentu untuk menambah modal kerja dari bisnisnya yangmana diharapkan nantinya bisa meningkatkan kinerjanya menjadi lebih baik.

Baca juga: Pengalaman Mendapat Dividen Saham, Ternyata!!!

Dengan membaca secara seksama pengertian Market Capitalization serta rumus dan faktor yang mempengaruhinya, tentunya Anda sudah bisa paham mengapa market cap ini diperlukan oleh para trader dan analis. Anda pun setelah ini diharapkan ada tambahan pelajaran dalam berinvestasi. Sekian!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *