Modal Trading Saham dan Nabung Saham

Pertanyaan pemula, untuk syarat memulai trading saham, berapa modal trading saham pada saat pertama kali membuka akun di perusahaan sekuritas? Atau kurang lebih sama dengan pertanyaan, modal awal nabung saham berapa?

Nah, buat teman-teman Analis.co.id yang belum ikut kelas trading saham saya, mari kita bahas berapa standar dari masing-masing broker di Indonesia.

Pada dasarnya setiap perusahaan sekuritas punya pertimbangan dan batas bawahnya sendiri. Tapi, dalam memilih broker trading yang baik kita tidak hanya mempertimbangkan biaya saja, ada banyak yang harus kita nilai. Nah, terkait ini, silahkan baca: Tips Memilih Perusahaan Sekuritas yang Baik.

Saran saya, pastikan menyesuaikan dengan tujuan investasimu. Maksudnya, kalau kamu memang masih pemula dan belum punya banyak modal, maka bisa memilih yang biaya deposit awalnya rendah. Tapi, bila modalmu besar dan mau investasi jangka panjang, maka sebaiknya pilih yang paling aman dan berpengalaman.

Paling aman maksudnya apa?

Aman di sini kita nilai dari segi kualitas sekuritasnya. Sebisa mungkin pilih yang aplikasi atau sistemnya dan manajemen account-nya paling aman, baik dari segi hacker atau pun dalam hal kepercayaan dari para operatornya.

Memang sistem yang dibuat oleh OJK saat ini sudah sangat aman. Karena, setiap transaksi dan kepemilikan dana kita di perusahaan sekuritas juga diadministrasikan melalui lembaga kustodian sentral efek, dalam hal ini KSEI.

Tapi bukan begitu, keamanan sistem sudah bisa dipastikan 100% safety. Pasti ada saja celah yang bisa ditembus oleh orang yang tidak bertanggungjawab. Ya, saran saya baca lagi link soal tips memilih perusahaannya.

Sekarang masuk ke materi!

Berapa Modal Trading Saham atau Nabung Saham?

Jadi bicara soal modal awal beli saham atau nabung saham, sebenarnya tidak tinggi. Bahkan ada perusahaan sekuritas yang sama sekali tidak menyebut berapa deposit awalanya, asalkan modalnya sesuai dengan harga efek yang akan dibeli.

Untuk lebih memudahkan membandingkan biaya trading awal dari masing-masing perusahaan broker saham yang ada, berikut saya tunjukkan satu per satu dari yang terkenal saja:

(Note: Baik investasi saham biasa atau nabung saham, syarat modalnya sama)

1. Phillip Sekuritas

Ini merupakan broker yang tidak hanya ada di Indonesia, tapi ada di 16 negara di dunia dan sudah 3 dekade menjalankan bisnisnya. Tepatnya, Phillip ini sudah mulai beroperasi sejak tahun 1975.

Selain itu, jumlah karyawannya yang mencapai 3.500 karyawan dan dengan jumlah nasabah lebih dari 1 juta nasabah di seluruh dunia. Maka bisa dibilang ini adalah perusahaan mapan dan memiliki sistem trading yang memadai.

Adapun minimal depositnya sebesar Rp1.000.000. Lumayan ringan untuk investor pemula seperti mahasiswa dan karyawan dengan gaji standar.

2. IndoPremier

Salah satu perusahaan sekuritas terbesar di Indonesia, ya Indopremier ini. Berdiri sejak tahun 2002, broker untuk para trader ini telah menyabet sejumlah penghargaan, salah satunya sebagai favorite online trading terbaik di tahun 2015.

Bisnis utama dari Ipot ini adalah sebagai perantara pedagang efek (sesuai yang kita bahas saat ini), manajemen investasi, dan juga sebagai. penjamin emisi efek.

Manajemen Ipot sendiri mengklaim telah melayani kurang lebih 25% investor dari seluruh nasabah yang terdaftar di KSEI.

Yang menarik, karena Indopremier ini salah satu yang mensyaratkan modal trading saham paling ringan. Ya, hanya Rp100.000.

Bahkan, dari konfirmasi langsung via email yang penulis lakukan ke manajemennya, mereka menyampaikan tidak ada batasan minimal deposit awal, selama harga efek yang dibeli tidak lebih tinggi dari modal yang disetor.

3. Mirae Assets

Yang satu ini juga punya cabang di beberapa negara. Ada 12 jaringan di berbagai negara dan 26 kantor galeri edukasinya yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia.modal trading saham

Salah satu Award yang pernah dicapai oleh Mirae adalah dengan menjadi The Most Active Securities Company on Transaction Frequency. Selain diberikan oleh IDX, penghargaan ini juga diberikan oleh salah satu majallah investor.

Bicara soal minimal depositnya, Mirae ini terbilang tinggi, yaitu minimal Rp3.000.000 untuk yang pertama kali membuat akun di sistemnya.

Tapi biar begitu, ada kelebihan yang tidak dimiliki dari parusahaan lain, di antaranya data analisis untuk investor yang cukup lengkap, baik rasio maupun nilai dari tiap bagian laporan keuangan dari semua emiten di BEI.

4. Mandiri Sekuritas

Kalau broker ini jangan ditanya lagi. Ya, ini adalah salah satu perusahaan sekuritas ‘plat merah’ alias yang dikelola oleh BUMN.

Modal awal trading saham di sini bisa dibilang standar. Tidak terlalu mahal, juga tidak terlalu murah. Ya, minimal Rp2.000.000 untuk deposit awal anda.

Kalau bicara penghargaan mungkin sudah tak terhitung. Selain sebagai broker dengan nasabah terbesar, Mansek juga dikenal sebagai perusahaan pialang yang sering mebukukan nilai transaksi tertinggi.

Baca juga: Minimal Deposit di Mandiri Sekuritas

5. BNI Sekuritas

Hampir sama dengan Mandiri Sekuritas di atas, BNIs ini juga dari perusahaan ‘plat merah’. Ya tentunya, dari segi keamanan sistem dan bertransaksi di layanan perantara transaksi saham yang ia sediakan sudah tidak diragukan lagi.

Berdiri sejak 12 April 1995, BNISekuritas telah mencapai sejumlah prestasi, di antaranya adalah 25% kepemilikan sahamnya yang dimiliki oleh SBI Financial Services Co., LTD. Ini merupakan sinyal dari kualitas manajemennya yang mampu menarik investor luar.

Dari sisi syarat memulai trading saham pada layanan yang disediakan oleh BNIs, bisa dibilang lebih baik dari Mansek. Ya, karena dengan modal minimal Rp1.000.000 kamu sudah bisa menjadi salah satu nasabahnya dan mulai trading saham secara mandiri.

6. MNC Sekuritas

Hampir sama dengan Indopremier karena besar modal awal tradingnya juga hanya Rp100.000. Tapi, dari hasil pengecekan penulis sendiri, minimum modal ini sebenarnya dari penawaran modal awal nabung saham yang mereka beri nama “Gemesin”.

Hanya saja, untuk perbandingan kelebihan dan fitur lain yang dimiliki oleh pialang tersebut mungkin harus dianalisa lagi.

Tapi, saya pribadi mungkin lebih merekomendasikan Ipot karena melihat sisi sitem tradingnya yang banyak digemari trader.

Selain yang disebut di atas, masih ada ratusan perusahaan sejenis. Hanya saja, karena keterbatasan waktu, jadi cuma itu yang bisa saya tampilkan. Di samping itu, beberapa di atas memang lebih sering diulas diberbagai blog dan media.

Pesan saya, jangan hanya fokus pada biaya deposit trading modal kecilnya saja, tapi pastikan memilih yang fee trading-nya juga murah. Karena, inilah sebenarnya yang mempengaruhi peroleh profit dari para trader, terutama yang melakukan trader harian dan hidup dari trading saham saja.

Untuk lebih jelasnya soal apa saja broker yang fee tradingnya murah, silahkan baca artikelnya di sini: Sekuritas Terbaik dengan Fee Trading Murah.

Video di Youtube soal ini (jangan lupa Subscribe Channel @AnalisSaham Syariah):

Sebagai kesimpulan, jadi rata-rata modal trading saham atau pun modal nabung saham dari semua perusahaan sekuritas berada di kisaran antara Rp1 juta hingga Rp3 juta. Kecuali untuk Indopremier dan MNCsekuritas yang hanya mensyaratkan minimal Rp100 ribu saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *