Pemula Main Saham? Jangan Beli Saham Ini…

Salam teman Analis.co.id! Kali ini judul artikel “Pemula main saham? Jangan beli saham ini…” sebenarnya akan membahas soal saham yang harus dihindari bagi pemula. Ya, semacam warning lah… biar lebih hati-hati.

Bisa dibilang lebih dari sebulan saya tidak posting di blog ini. Alasannya, karena akhir-akhir ini saya sibuk dengan urusan offline dan juga karena mulai membangun channel Youtube.com/AnalisSahamSyariah. Harapannya, panduan semacam ini tidak hanya bisa dibaca artikelnya, tapi juga video penjelasannya.

Hal penting yang harus diperhatikan bagi seorang pemula sebenarnya bukan hanya hitung-hitungan soal valuasi dan kinerja saja. Tapi, di samping itu ia juga harus bisa tau psikologi dari bermain saham.

Dua sifat yang bisa dibilang sebagai pengganjal kesuksesan seorang trader saham adalah serakah dan penakut.

Sifat serakah, prakteknya akan lebih nyata saat ingin membeli saham. Terkadang, sudah tau kalau beli saham  sebaiknya bertahap dan tidak hanya pada satu saham, tapi karena serakah, kadang ilmu itu dilanggar karena merasa yakin 1000% kalau hasil analisisnya benar.

Padahal, sebaik apa pun sebuah saham dan semurah apa pun harganya, tidak ada jaminan kalau ia tidak akan turun nantinya. Masih ada 101 kemungkinan. Ya, bisa karena ada isu global yang cukup kuat atau mungkin ada faktor internal dari perusahaan yang tiba-tiba terjadi.

Soal penakut, ini kadang lebih banyak terjadi ketika ada sebuah saham yang dijauhi banyak trader, tapi pada dasarnya kita tau kalau saham itu bagus dan penurunannya hanya karena faktor gejolak pasar saja, namun kita ikut-ikutan tidak membelinya karena takut.

Contoh pertama dari sifat serakah di atas, efeknya bisa menimbulkan kerugian yang besar dari saham, sedang contoh kedua efeknya adalah si trader bisa gagal meraup untung yang besar karena ikut-ikutan latah menjauhi saham yang berharga. Kedua contoh ini mungkin saja gagal dipahami di awal-awal main saham, tapi kalau sudah terjadi dan masih terus berulang maka itu artinya teman2 punya masalah yang harus dibenahi soal psikologi saham ini.

Pemula Main Saham? Jangan Beli Saham Ini…

Sebenarnya saya mau bicara panjang lebar soal saham apa saja yang termasuk dalam warning ini, tapi karena videonya sudah akan dibuat jadi saya kasi intisarinya saja, selanjutnya silahkan lihat video penjelasannya di channel Youtube yang saya sebut di atas.saham yang harus dihindari pemula

Beberapa saham yang saya maksud adalah:

1. Saham yang baru IPO

Kalau ini ibarat pemula atau newbie yang juga beli “saham pemula”. Ya, karena saham yang baru IPO (penawaran perdana), itu artinya saham baru dari perusahaan yang belum bisa kita lihat track recordnya secara utuh.

Kenapa demikian?

Ya, karena memang tidak semua saham yang IPO itu dari perusahaan berumur. Ini karena BEI / IDX saat ini juga sudah membolehkan perusahaan yang baru berumur 3 tahun listing di bursa.

Dan kalau pun perusahaannya sudah berdiri sejak lama, kita juga belum bisa tau pasti valuasi pasnya di bursa berapa. Karena, tiap saham biasanya punya karakter masing-masing. Kadang ada perusahaan yang secara kinerja baik, tapi kadang dihargai biasa-biasa saja, dan kadang juga ada yang sebaliknya.

Saya bisa katakan, beli saham yang baru IPO ibarat kita membeli bisnis yang baru mulai belajar jalan di bursa, yang mana kita belum tau seberapa kuat ia bisa membangun bisnisnya sejalan dengan dunia pasar saham. Tentunya, resikonya jauh lebih besar dari pada beli saham yang sudah bertahun-tahun listing di bursa.

Untuk kategori ke-2 dan seterusnya soal saham yang harus dihindari bagi pemula ini, silahkan lanjut saja lihat videonya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *