Perbedaan Saham ISSI dan JII. Manakah Bluechip Syariah?

Banyak trader pemula masih bingung apa perbedaan saham ISSI dan JII. Jadi antara keduanya sebenarnya memiliki persamaan, yaitu sama-sama indeks untuk saham syariah, hanya saja jumlah saham yang masuk dalam indeksnya berbeda.

Banyak yang bilang kalau kedua indeks tersebut sama saja. Sebenarnya itu pertanyaan keliru karena dalam menentukan saham apa saya yang masuk dalam indeks tersebut memiliki perbedaan dasar penentuan.

Selain itu, secara kapitalisasi juga berbeda, karena saham ISSI jumlah sahamnya lebih banyak dari JII. Bahkan total saham ISSI bisa mencapai separuh dari jumlah emiten yang ada di BEI.

Bagi Anda yang memilih aliran value investing dan baru belajar bermain saham, maka sangat disarankan memilih yang indeks JII dulu. Kenapa? Ya, karena saham JII bisa dibilang bluechipnya saham syariah. Sebab, semua saham yang masuk dalam daftarnya diseleksi dari saham syariah yang memiliki likuidas paling baik saja dan penilaian lainnya yang hampir sama dengan penentuan saham LQ45.

Nah, untuk lebih jelasnya, silahkan simak ulasannya berikut ini.

Perbedaan Saham ISSI dan JII. Antara Keduanya Mana yang Lebih Bagus?

Untuk bisa menjawab mana yang lebih unggul, saya kira kita harus tau dulu perbedaan antara saham ISSI dan JII sendiri seperti apa.

No ISSI JII
Jumlah Semua saham syariah di BEI Hanya 30 saham syariah
Aktiva Tidak ditentukan Rasio Kewajiban terhadap Aktiva maksimal sebesar 90%
Filter Semua saham syariah di BEI Dipilih dari 60 saham syariah yang memiliki kapitalisasi (Market Cap) pasar terbesar selama 1 thn terakhir
Likuiditas Tidak ditentukan Ditentukan dari 30 saham yang memiliki tingkat likuiditas rata-rata nilai perdagangan reguler selama 1 (satu) tahun terakhir.

Dari tebel perbedaan di atas dapat disimpulkan bahwa JII sebenarnya bagian dari ISSI juga, hanya saja JII lebih memiliki tingkat kepercayaan investasi yang tinggi karena merupakan daftar saham syariah pilihan dari ISSI itu sendiri.perbedaan ISSI dan JII

Jadi wajar kalau dikatakan bahwa JII ini adalah ‘bluechipnya saham syariah’. Ya, karena semua saham yang masuk di dalamnya dipilih dari saham yang mmiliki kapitalisasi pasar dan likuiditas yang besar saja.

Baca juga: Daftar Saham ISSI Terbaru

Sejarah Jakarta Islamic Index

Berbeda dengan ISSI, JII punya sejarahnya sendiri. Indeks saham ini mulai dirintis pada tanggal 3 Juli di tahun 2000.

Dasar perhitungan oleh OJK atas indeks ini adalah menghitung index dari harga rata-rata saham dari jenis saham-saham yang memenuhi kriteria sebagai saham syariah.

Pembentukan JII ini terjadi berkat kerja sama yang baik antara Pasar Modal Indonesia (tepatnya PT Bursa Efek Jakarta) bersama dengan PT Danareksa Invesment Management atau yang disingkat dengan PT DIM.

Lain halnya dengan Pasar Modal Syariah, ia malah baru launching di Jakarta pada 14 Maret 2003. Mekanisme-nya kurang lebih sama dengan sistem di Malaysia yang mana digabungkan dengan bursa konvensional juga.

Dalam setiap periodenya, saham yang diklasifikasikan sebagai daftar JII terdiri dari 30 saham yang memenuhi kriteria syariah yang ditetapkan OJK. Nilai dasar dari JII pada saat pertama kali dibentuk adalah 100 dan ini dimulai pada 1 Januari 2015.

Jadi jika ditanya mana yang lebih dulu berdiri, indeks saham JII atau ISSI? Maka jawabannya tentu saham JII, karena ISSI baru berdiri pada 12 Mei 2011, sedangkan JII sudah berdiri 3 Juli 2000. Jadi 11 tahun setelah JII ada barulah berdiri ISSI yang diprakarsai oleh BEI yang bekerjasama dengan KPEI, KSEI dan MUI.

Itulah Perbedaan Saham ISSI dan JII. Antara keduanya jelas memiliki perbedaan yang mencolok, terutama pada jumlahnya. Tapi disamping itu, keduanya juga memiliki persamaan, yaitu sama-sama dari daftar saham syariah yang telah ditetapkan oleh OJK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *