Rekomendasi Saham Syariah 2019 – JII, LQ45 Dll

Jika pertanyaannya demikian, maka sebenarnya ada dua kemungkinan jawabannya, yaitu apa rekomendasi saham syariah terbaik 2019 ini? atau apa saja daftar saham syariah JII terbaru saat ini?

Kalau yang pertanya bisa dengan lisat dari berbagai saham syariah yang punya fundamental bagus, atau paling tidak punya valuasi PER dan PBV yang masih tergolong undervalued atau murah, sedang yang kedua tentunya rujukannya dari IDX langsung.

Banyak yang tanya sebenarnya apa sih yang jadi kriteria saham itu dikatakan murah atau mahal, bagus atau tidak, prospek atau merugikan dan lain sebagainya. Nah ini sekalian akan kita jawab selain dari dua pertanyaan di atas.

Untuk bisa menilai valuasi saham dengan baik maka saran saya baca dulu artikel berikut: Cara Mengtahui Saham Murah atau Mahal.

Intinya sebenarnya ada pada 2 rasio keuangan PBV dan PER. Oleh Warren Buffett sendiri menggunakan 2 kriteria itu saja untuk menilai apakah saham tertentu undervalued atau tidak. Soal dividend beliau tidak terlalu memperhatikannya.

Kalau bagus tidaknya sebenarnya penilaiannya bukan hanya pada fundamental perusahaan itu sendiri. Jadi tidak melulu dari laporan keuangannya, tapi bisa dari banyak sisi dan faktor, termasuk di dalamnya kualitas manajemennya dan kondisi perekonomian saat ini.

Ada satu artikel mengenai hal di atas yang mungkin bisa jadi rujukan teman2 Analis.co.id, yaitu Cara Menilai Perusahaan yang Baik.

Sedangkan kalau prospek sebenarnya penilaiannya lebih cenderung pada peluang bisnis perusahaan di masa depan berdasarkan keputusan bisnis atau pun jenis bisnis yang dilakukan perusahaan saat ini. Tentunya juga harus didukung oleh kinerja keuangannya saat ini dan prediksinya di tahun mendatang.

Ya, itulah penjelasan ringkas soal bagaimana melakukan analisa fundamental saham, walau tidak detail dan tundas, paling tidak bis ajadi pertimbangan awal untuk yang masih pemula.

Rekomendasi Saham Syariah 2019

Perlu saya sampaikan kalau daftar di bawah BUKAN REKOMENDASI MUTLAK, hanya dari penilaian sepintas saja dan bukan dari analisis mendalam. Baca Disclaimer ya!

daftar saham syariah

Jika merasa belum sepenuhnya yakin maka lakukan analisa fundamental lagi secara mandiri atau menggunakan jasa Request Analisa yang tertera di menu atas.

1. UNTR

Untuk saham UNTR saat ini, sengaja masuk dalam rekomendasi saya karena kebetulan sahamnya sedang turun dan valuasinya masih tergolong murah jika kita bandingkan dengan kuartal yang sama beberapa tahun sebelumnya.

Pada kuartal 3 2016 dan 2017 saja di harga 17ribuan hingga 33ribuan UNTR ini dihargai dengan PER masing-masing 15,8 dan 15,9 kali, sedangkan PBVnya hingga 2,7 kali.

Sehingga, dengan harga Rp26.925 dan PBV 1,9 dan PER 8,3 saat ini maka secara sepintas kita bisa katakan kalau UNTR tergolong murah saat ini. Selebihnya tinggal anda pertimbangkan dan putuskan sendiri.

2. WSKT dkk, diantaranya WSBP, WIKA, ADHI, & PTPP

Mengenai saham WSKT sudah dibahas di artikel sebelumnya, silahkan baca Analisa Fundamental Saham WSKT Dkk.

3. JSMR

Ini merupakan salah satu saham andalan saya untuk trading Middle-Term atau jangka menengah. Asalkan bisa masuk di bawah harga Rp4.000-an maka itu sudah lumayan banget. Karena biasanya, JSMR ini akan tiba waktunya unjuk gigi lagi dan bergerak hingga ke level harga Rp6.000an.

4. ASII

Sama dengan di atas, kalau kamu mencari rekomendasi saham syariah terbaik yang bisa ditabung dalam jangka panjang maupun pendek, antara 3 bulan sampai 1 tahun saja, maka saham Astra International ini recommended banget.

Selain dari salah satu saham blue chip yang paling diunggulkan, saham ASII ini tergolong saham yang paling baik fumdamentalnya dan juga paling stabil.

Untuk harganya, dengan harga Rp8.475 per lembar saat ini dan PER 15,1 kali dan PBV 2,6 kali, kalau saat ini kita katakan murah dan tidak terlalu kemahalan . Kenapa? karena di masa lalu, di tahun 2016 misalnya, PER dan PBVnya masing-masing di rata-rata 21-23 kali dan 2,8-3-2 kali.

Tapi kalau mau mulai membeli baiknya di bawah harga Rp8.000, sekalipun ini mungkin sulit. Dan lebih baik lagi beli dengan dana separuh dulu dari total dana yang dialokasikan untuk saham syariah ASII ini.

5. PGAS

Kalau kamu mau tau soal PGAS, silahkan baca: Analisa Fundamental Saham PGAS.

Intinya saham PGAS ini juga paling pas dijadikan untuk investasi jangka menengah dan tidak cocok untuk jangka panjang karena pergerakan grafik harganya yang tidak stabil.

Kalua bisa masuk di level di bawah Rp2.000 maka itu sudah bagus sekali. Biasanya kurang dari setengah tahun harganya sudah naik lagi di atas Rp2.500.

6. BTPS

Bisa dibilang saham dari PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk ini tergolong baru naik daun dan ramai ditransaksikan di bursa efek Indonesia, ya tentunya karena saham baru listing juga.

Saya pribadi belum pernah membeli saham ini, alasannya karena saat ini PBV nya sampai 3,9 kali. Itu artinya kalau beli di harganya Rp1895 per lembar maka sama saja kamu beli ruko seharga 1 Milyar, tapi kamu bayarnya 3,9 Milyar.

Mungkin kalau nanti harganya bisa turun dan PBV maupun PERnya tidak terlalu tinggi maka barulah bisa masuk dan merekemendasikan saham syariah yang satu ini.

Pertanyaannya, tapi kok direkomendasikan?

Ya, karena saya sendiri melihat kalau saham BTPS ini bagus prospeknya untuk jangka panjang. Hanya saja timing beli sahamnya yang belum tepat.

7. AKRA

Saham AKR Corporindo Tbk bisa dibilang saham blue chip yang akhir-akhir ini banyak ditinggalkan oleh para trader.

Dari segi valuasi saya bisa bilang kalua harga Rp4.750 dengan PER 11 kali dan PBV 2,4 kali tergolong murah karena di beberapa tahun sebelumnya di periode yang sama, yakni kuartal 3, AKRA bahkan di hargai hingga PER 20 kali lebih dan PBV sampai 3,9 kali.

Sebenarnya masih banyak saham syariah yang bisa saya rekomendasikan, tapi berhubung sudah larut malam kita sudahi dulu di sini. Jangan lupa ajukan request analisis jika masih ragu dengan beberapa list di atas.

Adapun mengenai daftar saham JII terbaru untuk tahun 2019 ini silahkan lihat artikel sebelumnya. Linknya ada di bawah.

Perlu diketahui bahwa daftar saham syariah itu tidak hanya satu, ada 3 jenisnya, yaitu:

  1. INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI)
  2. JAKARTA ISLAMIC INDEX (JII)
  3. JAKARTA ISLAMIC INDEX 70 (JII70)

ISSI sendiri merupakan kumpulan saham syariah yang merangkum semua saham yang berbasis syariah di BEi sehingga jumlahnya sangat banyak. Per tanggal 18 Januari 2018 jumlahnya mencapai 403 saham. Lihat Disini.

Adapun untuk JII merupakan indeks dari 30 saham syariah pilihan dan JII70 terdiri dari 70 saham syariah yang paling likuid di BEI.

Perlu diketahui bahwa apa pun rekomendasi saham syariah 2019 atau pun tahun yang selanjutnya yang anda temui di blog mana pun, maka itu sebenarnya hanya tambahan pertimbangan untuk Anda dan bukan rekomendasi mutlak yang harus diikuti. Terlebih di atas hanya penjelasan singkat saja dan belum bisa dikatakan analisis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *