Price Earning Ratio (PER). Rumus & Cara Mengetahui Valuasi Saham Murah dengan PER

Mengetahui harga wajar saham selain dengan PBV, bisa juga dengan PER. Artikel soal rumus Price Earning Ratio (PER) ini akan membahas tuntas bagaimana menilai harga pasar per saham.

Bisa dibilang kalau PER ini merupakan bagian penting yang wajib dilakukan dalam melakukan analisa fundamental, khususnya bagi trader yang beraliran Value Investor atau yang menganalisa dan membeli saham berdasarkan fundamental perusahaannya.

Sebenarnya ada beberapa rasio perhitungan yang digunakan oleh para analis dalam menganalisa harga wajar suatu saham, tapi yang umum dipakai, bahkan bagi investor kakap sekelas Warren Buffett sekalipun, hanya menggunakan dua rasio ini, yaitu PBV dan PER.

Kalau PBV menilai harga saham dengan membandingkan antara harga saham dengan book value atau nilai buku perusahaannya, sedangkan PER berdasarkan harga saham dengan EPS atau Earning Per Share-nya. Masih bingung kan? Tenang, di bawah saya buat penjelasannya sedetail mungkin.

Kalau mau tau semua rasio keuangan, termasuk semua rumusnya dan penyesuaiannya dengan laporan kuartal, pembulatan, dan nilai mata uang yang digunakan maka saran saja Download Kalkulator Saham Excel Lengkap dari Analis.co.id, total 35 RASIO KEUANGAN,

Dengar kata rasio jangan langsung panik dulu dan berpikir ‘Wah ada pelajaran Mate-Matikanya nih!’. Apalagi bagi yang anti banget sama hitung-hitungan, dijamin pasti langsung baper.

Tenang brow! Ini tak sesulit yang kamu pikirkan. Jelas tidak berlebihan kalau saya katakan ini hitung-hitungan sederhana setingkat anak SD saja.

Ya, karena yang kamu lakukan hanya mengalikan dan membagi angka saja. Itu pun kamu masih bisa pakai kalkulator atau Excel kalau gak mau repot.

Pokoknya, habis baca artikel ini dijamin sudah bisa menghitung PER saham sendiri.

Banyak yang tanya, per saham yang bagus itu nilainya berapa? Apa ada patokan dasarnya?

Kalau saya jawab bahwa yang bagus itu nilainya sekian dan sekian maka sangat sulit, karena yang namanya harga wajar saham itu tidak bisa kita pukul rata sama semua. Masing-masing punya karakternya masing-masing.

Untuk bisa menilai dengan baik maka selain harus tau histori harganya, si investor juga harus punya pengalaman trading yang cukup di bursa saham.

Baca juga: Bagian-bagian Laporan Keuangan

Rumus Price Earning Ratio (PER)

Bicara soal rumus berarti kita bicara soal bagaimana penghitungan PER itu sendiri.

Sebelum masuk ke formulanya, perlu kamu ketahui bahwa ada 2 proses perhitungan yang kita lakukan (plus 1 data = harga saham) jika ingin mengetahui nilai PER suatu saham. Dan inilah yang saya maksud:

  1. Mencari berapa Earning Per Share (EPS) saham itu sendiri
  2. Mengetahui berapa harga saham yang terbaru di pasar
  3. Terakhir, menghitung rasio antara harga saham dengan EPSnya, atau tepatnya PER sahamnya.

Kebetulan sekali, karena saham PTBA baru saja merilis laporan keuangan penuhnya di tahun 2017 dan kebetulan juga kinerjanya bagus, maka saya memilih saham PTBA ini sebagai contoh dalam menghitung PER saham kali ini.

Oke, sekarang mari cari tau rumusnya!

1. Mencari EPS saham PTBA dan rumusnya

Diketahui bahwa berdasarkan rilis laporan keuangan PTBA terbaru untuk kinerjanya setahun penuh di tahun 2017, laba bersih PTBA adalah 4,476 triliun. Adapun jumlah lembar saham yang beredar adalah 10,5 milyar lembar.

Sebenarnya jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh sekitar 11,5 milyar lembar, namun karena saham treasuri tidak kita masukkan maka jumlah saham yang kita hitung hanya 10,5 milyar lembar itu saja.

Nah, berikut rumus perhitungan EPS saham PTBA:

= Laba Bersih / Jumlah Lembar Saham

= 4,476 triliun / 10.540.375.745

= 424,69 (dibulatkan jadi 425)

Jadi laba bersih per saham atau EPS PTBA  (setelah dibulatkan) adalah 425 per lembar.

Baca selengkapnya : Cara Menghitung EPS, Lengkap!

Sebenarnya, beberapa perusahaan sudah ada yang mencantumkan langsung berapa nilai EPS sahamnya, termasuk PTBA ini sebenarnya. Hanya saja, biar teman-teman bisa belajar langkah-langkahnya jadi tidak apa saya kasi hitungannya langsung.rumus price earning ratio

Karena laporan keuangan PTBA yang saya download kebetulan dari laporan keuangannya setahun penuh di tahun 2017, maka EPSnya langsung dugunakan saja untuk menghitung PERnya. Tapi, jika laporan keuangannya bukan yang tahunan, maka ketentuannya:

  1. Jika lap. keuangan kuartal 1 maka EPS sahamnya dikali 4
  2. Jika lap. keuangan kuartal 2 maka EPS sahamnya dikali 2
  3. Jika lap. keuangan kuartal 3 maka EPS sahamnya dikali 4/3

Mkasudnya kuartal adalah karena perusahaan di BEI wajib menyampaikan kinerja perusahaannya tiap kuartal atau 3 bulan sekali. Itu artinya 4 kali dalam setahun.

Dan untuk memperoleh laporan keuangan semua perusahaan terbuka yang diperdagangkan di bursa, maka caranya dengan mendownload langsung di situs BEI. Caranya:

  1. Buka situs resmi BEI di sini http://www.idx.co.id/
  2. Di bagian depan situsnya klik IDXNet
  3. Setelah masuk ke halaman IDXnet tersebut, di bagian kolom kode ketik kode sahamnya, lalu jika sudah loading dan muncul pilihannya klik kode tersebut. Dan adapun di kolom kata kunci ketik ‘laporan keuangan’.
  4. Terakhir tinggal klik tombol ‘CARI‘ yang berwarna merah di bagian bawahnya.
  5. Setelah muncul, download yang file PDF yang ada tulisan tanggal, bulan dan tahunnya. Seperti untuk laporan keuangan PTBA tulisannya seperti ini: Bukit Asam Tbk_Bilingual_31_Des_2017_Released.pdf.

Cara di atas sudah tidak berlaku lagi karena tampilan IDX sudah berubah, silahkan baca tutorial terbarunya di sini: Cara Download Laporan Keuangan di BEI

Sudah tau kan caranya? Sekarang masuk ke tahap kedua.

2. Cek harga saham terbaru PTBA

Setelah kita tau berapa EPS PTBA, sekarang mari kita cek berapa harga saham terbaru PTBA di pasar saham.

Biar cepat, langsung cari tau di sini: Cek Harga Saham. Atau bisa juga lewat Google. Caranya, langsung saja baca artikel 4 cara mengetahui harga saham perusahaan.

Kadang kalau kata yang dicari tidak ada samanya dan hanya mewakili kode sahamnya saja maka kamu bisa langsung mengetik kodenya tanpa ada embel-embel IDX sebelumnya, termasuk PTBA ini. Tapi kalau misalnya kode sahamnya ada banyak samanya seperti BUMI maka grafiknya di google tidak bisa langsung muncul.

Dan setelah saya mengetik PTBA di Google maka muncullah seperti gambar di bawah:harga shaam ptba terbaru

Jadi jelas sekali kalau harga saham terbaru PTBA saat ini adalah Rp2890 per lembar.

Bisa saja harga yang ditampilkan di atas tidak persis sama dengan di akun sekuritas Anda, tapi selisihnya paling 10-20 poin saja.

Selain itu, kalau mau lebih lengkap grafiknya, kamu juga bisa cek langsung di situs Yahoo Finance. Caranya, ketik di Google kata kunci “PTBA JK” maka akan muncul di ranking 1 situsnya. Atau langsung ke tautan ini: https://finance.yahoo.com/quote/PTBA.JK/

Nah, sudah dapat dua datanya kan? yakni EPS dan harga saham PTBA. Jadi sekarang kita sudah bisa mencari berapa PER yang sebenarnya dari saham PTBA ini. Langsung ke langkah ketiga saja di bawah.

3. Menghitung PER saham PTBA

Sekarang kita masuk ke materi intinya.

Jadi kalau kamu mau tau berapa PER dari saham tertentu, maka kamu harus mengetahui 2 proses di atas dulu. Tidak bisa langsung.

Dan berikut perhitungan PERnya:

Diketahui bahwa posisi harga saham PTBA yang terbaru di pasar saham adalah Rp2.890 per lembar, sedangkan EPS-nya berdasarkan yang telah kita hitung di atas atau langsung dari laporan keuangannya adalah 425 per lembar.

Dari 2 data di atas, maka perhitungannya adalah:

= harga saham / EPS

= Rp2.890 / 425

= 6,8 (kali)

Jadi, PER PTBA adalah 6,8 kali. Maksudnya, harga saham PTBA saat ini adalah 6,8 kali dari nilai EPS atau laba per sahamnya. Paham kan maksudnya?

Dan semakin tinggi nilai PER saham maka akan semakin mahal saham tersebut. Demikian sebaliknya, semakin kecil nilai PER suatu saham maka akan semakin murah harga saham tersebut.

Nilai PER ini tentunya juga dipengaruhi oleh harga sahamnya. Jika harga sahamnya ternyata naik setelahnya, sedang laporan keuangan terbarunya sudah di rilis, alias EPSnya masih tetap seperti itu, maka otomatis PER saham tersebut juga akan naik. Dan itu artinya kita bisa bilang kalau sahamnya semakin mahal.

Sampai di sini kamu sudah paham bagaimana cara mencari PER saham yang benar dengan rumusnya langsung.

Tapi jangan senang dulu karena masih ada ilmu penting yang harus kamu ketahui kalau mau tau persis bagaimana menilai harga wajar saham dengan PER ini.

Jadi baca terus sampai tuntas ya, termasuk tautan artikel lanjutan yang diselipkan di artikel ini. Seperti: Analisa Fundamental Saham PTBA

Berapa nilai PER saham yang Bagus?

Sebenarnya kalau kita mau tau berapa nilai PER yang bagus maka kita tidak bisa membuat patokan umum untuk semua saham di BEI, melainkan dengan membandingkan nilai PER rata-rata saham di sektornya.

Selain itu, terkadang ada juga saham yang punya karakternya sendiri di mana ia kadang di hargai dengan PER tinggi tapi sebenarnya kita tidak bisa langsung mengatakan kalau sahamnya mahal, apalagi kalau histori PERnya memang seperti itu dari dulu.

Menurut pengalaman saya sebagai analis saham syariah selama ini maka ada beberapa poin penting dalam menilai nilai PER saham yang tepat, yaitu:

  • Sekalipun ukuran PER tidak bisa dijadikan patokan utama untuk menilai murah tidaknya suatu saham, tapi kalau ketemu saham yang PERnya di atas 14 atau 15 kali, maka saran saya tidak usah dibeli sahamnya karena nilai tersebut sudah terhitung mahal.
  • PER rendah, anggaplah hanya 8 kali atau di bawah 10 kali, bukan berarti kita bisa langsung menilai bahwa saham tersebut sudah murah. Kamu harus analisa lagi fundamentalnya dan juga sektornya, dan kalau memang masih bagus maka kita bisa menilai bahwa sahamnya memang murah dan bukan murahan.
  • PER saham yang rendah tidak selamanya bagus. Terutama untuk saham dari perusahaan pertambangan, seperti saham batubara yang sedang mendapat sentimen negatif karena harga batubara yang lagi anjlok, maka sebaiknya dijauhi karena harganya bisa saja berlanjut turun. Soal ini, kamu wajib baca Kapan Sebaiknya Mulai Beli Saham
  • Gunakan PER untuk menilai saham tertentu murah atau tidak hanya jika sahamnya dari saham blue chip. Kenapa? karena rata-rata saham tersebut punya track record perolehan laba yang stabil. Berbeda dengan saham second liner yang labanya naik turun yang tentunya mempengaruhi harganya dan nilai PERnya secara drastis.

Jadi sekali lagi, bahwa nilai PER saham yang bagus kalau bisa di bawah 10 kali, tapi selama fundamental perusahaannya dan sektornya juga mendukung. Selain itu, baiknya gunakan PER hanya untuk saham blue chip saja, sedangkan second liner baiknya dengan PBV.

Dan per saham tinggi bila di atas 14 atau 15 kali. Dan sebaiknya hindari membeli sahamnya. Lebih baik cari saham yang lebih murah.

Oke, sudah dulu ya.

Sempatkan : Download Kalkulator Saham Excel

(Berisi analisa trend, growth, dan 35 rasio finansial – semua otomatis)

Kamu bisa menggunakan artikel ini sebagai rujukan skripsi, makalah atau pun untuk blogmu, asalkan jangan copas total dan cantumkan url sumbernya.

Akhirnya, dengan membaca tuntas artikel Analis soal rumus price earning ratio (PER) ini, maka kamu sudah bisa tau valuasi saham dengan PERnya, mana yang murah dan yang mahal. Selamat belajar!

10 thoughts on “Price Earning Ratio (PER). Rumus & Cara Mengetahui Valuasi Saham Murah dengan PER

  1. halo, saya baru mulai mempelajari saham dan sedang membahas analisa ini;

    Ada pertanyaan yang ingin saya sampaikan perihal:

    “Sebenarnya jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh sekitar 11,5 milyar lembar, namun karena saham treasuri tidak kita masukkan maka jumlah saham yang kita hitung hanya 10,5 milyar lembar itu saja.”

    pada laporan keuangan yang diterbitkan tertulis jumlah saham yang diedarkan adalah 11.520.659.245 lembar saham.

    Jika saham yang kita hitung hanya 10,5 milyar, berapa nilai saham treasuri pengurangnya? dan dimana data tersebut dilampirkan pada laporkan keuangannya?

    jawaban anda akan sangat membantu saya.
    Terimakasih 🙂

    1. Untuk saham Treasuri nya ada dalam laporan keuangan itu juga mas, silahkan di search di file pdf nya dengan kata treasury.
      Kalau tidak salah ada di halaman 138 di bagian Modal Saham.

      Coba download dulu LKnya di link ini: Laporan Keuangan PTBA 2017

  2. maaf mau tanya kalo di laporan keuangan eps nya ada 2, dari operasi yang dilanjutkan dan operasi yang dihentikan itu berarti eps nya gimana ya? di jumlahin atau di pilih salah satu atau gimana?mohon bantuannya, terimakasih

  3. Kalau mau invest jangka panjang 4 sampai 5 thun,emiten apa yg prospeknya bagus pak dari tahun skr 2018, sy bingung mau pilih emiten mana
    Terima kasih

  4. Maaf saya sedang mengerjakan skripsi, untuk menghitung Nilai Perusahaan dengan rumus PER,
    Untuk EPS sendiri sudah muncul di laporan keuangan..
    tapi untuk Harga saham..
    saya meneliti dari tahun 2013-2017, apakah harga sahamnya yang digunakan harga saham saat ini semua?
    atau harga saham pada saat penutupan tahun masing2 laporan..
    mohon pencerahannya, Terimakasih

    1. Terima kasih telah berkunjung!
      ya, harga saham yang digunakan dari harga penutupan tiap tahunnya, dan kebetulan sy punya datanya mulai 2011 sampai 2017 semua sektor di BEI. Hubungi via WA di footer blog ini di bawah.

  5. Hallo mas Zulbaldi, saya sangat terbantu sekali dengan adanya artikel yang mas buat. Saat ini saya akan mulai meneliti dan penelitian saya berkaitan dengan rasio PER. Selain itu saya mengambil objek penelitian saya dari tahun 2013-2017.
    Ada hal yang ingin saya tanyakan mengenai:

    “Jadi sekali lagi, bahwa nilai PER saham yang bagus kalau bisa di bawah 10 kali, tapi selama fundamental perusahaannya dan sektornya juga mendukung”.

    Yang ingin saya tanyakan analisis fundamental perusahaan dan sektor terhadap hasil PER saham perusahaan tersebut memiliki maksud apa ya mas? Dikarenakan saya baru belajar mengenai saham mohon penjelasannya ya mas. Selain itu untuk mendapatkan harga saham setiap perusahaan dari mulai tahun 2013-2017 lebih tepatnya mencari dimana ya mas?

    Terima Kasih sebelumnya 🙂

    1. Rasio PER merupakan bagian dari analisa fundamental karena terkait langsung dengan data laporan keuangan emiten. Dan tujuan dari menilai rasio PER adalah untuk mengetahui valuasi saham di pasaran, apakah mahal atau murah.
      Dan mengenai data return saham, saya sudah mengulasnya, silahkan lihat Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *