Tanda/Ciri-ciri Harga Saham akan Naik, Mungkin ARA!

Salam teman Analis.co.id! Bicara soal ciri-ciri harga saham akan naik atau turun, atau apa sih tanda saham akan naik, bahkan mungkin ARA? sebenarnya pertanyaan yang tidak bisa dijawab dalam satu artikel saja.

Oh iya, akhir-akhir ini saya jarang posting artikel karena sibuk ngurusin channel youtube baru saya. Jadi buat teman2 yang mau nambah ilmu trading dan investasinya, pastikan tidak hanya berkunjung di blog ini, tapi juga SUBSCRIBE channel @AnalisSaham Syariah berikut ini:

Nantinya, panduan main saham serta hasil analisis saham terbaru dari saya akan dishare juga di channel tersebut. Dan yang menarik lagi, nanti akan ada GIVEAWAY untuk para subscriber setia.

Oke, lanjut pembahasannya.

Sebelum tau caranya, sebenarnya intinya harus bisa dulu memetakan kalau kamu fokus pada cara analisis apa? Apakah analisis fundamental atau teknikal?

Walau sebenarnya soal timing beli saham lebih dominan menggunakan analisis teknikal, tapi bukan berarti analisa fundamental tidak bisa digunakan untuk tujuan tersebut.

Dan perlu juga teman-teman tau bahwa ilmu di bawah adalah teori, tapi yang lebih mempengaruhi berhasil tidaknya trading yang anda lakukan adalah dari faktor pengalaman dan karakter anda sendiri sebagai investor.

Sering kali, dalam berinvestasi saham, kadang kita sudah punya ilmunya, tapi kalau tidak bisa mengatur psikologi trading dengan baik maka tetap saja bisa salah mengambil keputusan beli maupun jual yang tepat.

Di samping itu, pengalaman juga sangat mempengaruhi kemampuan kita dalam memilih dan menentukan waktu terbaik beli saham yang seharusnya dilakukan.

Pengalaman maksudnya begini, kalau misalnya kamu masih baru mungkin beli saham dilakukan di hari apa saja dan di bulan berapa pun, asalkan bursa buka. Tapi, bagi investor berpengalaman, bulan maupun hari di pasar saham ada hari bullish dan bearish-nya.

Bagi kebanyakan trader, beli saham di hari senin dan jual di hari jumat adalah strategi jitu untuk memperoleh keuntungan yang maksimal. Bagi anda yang pemula mungkin akan berkata semua hari sama saja, selama harganya murah. Tapi dalam prakteknya ternyata memang hari bisa mempengaruhi naik turunnya saham di bursa.

Soal bulan misalnya, kalau kamu sudah pengalaman pasti akan paham dibulan-bulan apa baiknya beli saham dan dibulan apa saham akan turun sehingga harus dijual.

Untuk bulan baiknya sendiri, antara november sampai april adalah waktu dimana harga saham secara rata-rata bergerak naik, dan mulai bulan Mei sampai Oktober adalah waktu dimana saham umumnya mulai turun. dan masih banyak lagi ilmu seperti ini yang saya share di VIDEO TUTORIAL INVESTASI PREMIUM yang sebentar lagi rilis.

Oke, selesai prolognya. Kita masuk ke pembahasan di atas.

Tanda/Ciri-ciri Saham akan Naik atau Turun, bahkan Mungkin ARA

Seperti saya katakan di atas bahwa ada dua pendekatan yang bisa kita gunakan terkait cara mengetahui harga saham akan naik atau turun ini, yaitu dari sisi fundamental dan teknikal. Berikut penjelasannya:

1. Analisa Fundamental

Dalam analisa fundamental sebenarnya ada 2 poin pokok yang bisa dinilai, yaitu kinerja dan valuasi.

Kalau kinerja baik di kuartal saat ini, maka harga saham cenderung akan ikut bergerak naik juga.tanda ciri ciri saham akan naik atau turun

Caranya taunya bagaimana? Ya, pertama cukup bandingkan laba perusahaan saat ini dengan labanya di kuartal yang sama tahun sebelumnya. Misal, sekarang kuartal 3 tahun 2021, maka perbandingannya adalah lihat laporan keuangan kuartal 3 tahun 2020.

Dari hasil perbandingan tersebut tinggal hitung berapa persen growth atau kenaikannya. Lagi-lagi dengan hitungan persen biasa saja.

Biasanya, kalau ada saham yang pertumbuhan labanya cukup tinggi, anggaplah di atas 30% dari hasil perhitungan rasio ROE, dan itu dihasilkan murni dari hasil bisnis, BUKAN KARENA MENJUAL ASET ATAU FAKTOR KEUNTUNGAN DARI SELISIH KURS MATA UANG ASING SAJA, maka kemungkinan harga saham akan naik pada periode tersebut.

Tentunya, kondisi tersebut harus dibarengi dengan kondisi sektornya yang lagi trend juga. Dan akan lebih baik lagi kalau IHSG sedang tidak mengalami koreksi dan ada sentimen positif dari makro ekonomi global, khususnya dari Amerika Serikat.

Nah, selanjutnya dari sisi valuasi atau murah tidaknya harga saham di pasar.

Secara relatif bisa kita katakan kalau saham murah itu bila rasio PBV nya di bawah 1 kali dan rasio PER nya dibawah 15 kali. Tapi ini penilaian relatif saja, tidak semua bisa kita nilai demikian karena ada saham yang valuasi PBVnya di atas 1 kali tapi ternyata harga sahamnya masih bisa naik.

Lalu cara taunya bagaimana?

Nah begini…. cukup lihat HISTORI VALUASI SAHAM SELAMA INI. Maksudnya bagaimana? Jadi cukup lihat valuasi saham selama 5 tahun terakhir. Kalau ternyata memang tidak pernah dihargai di bawah 1 kali, dan sekarang PBVnya misalnya hanya 0,5 saja, maka secara sepintas kita bisa katakan kalau saham tersebut lagi murah.

Bila pengamatan secara kondisi histori valuasinya murah dan bersamaan kinerjanya lagi baik, maka itulah salah satu tanda harga akan naik, baik itu dalam waktu dekat atau selama laporan keuangan kuartal selanjutnya belum rilis.

Tapi ya itu tadi, semua juga kembali ke pengalaman dan jam terbang trading para investor, semakin lama bergelut di pasar saham maka akan semakin peka membaca keadaan-keadaan seperti ini.

2. Analisa Teknikal

Sebenarnya cara yang paling pas soal ciri-ciri cara mengetahui harga saham akan naik atau turun adalah dengan analisis teknikal ini.

Di antara indikator yang bisa digunakan adalah

  1. Candlestick
  2. Moving average
  3. Volume trading
  4. Support dan Resistance
  5. Overbought dan Oversold

Dan mungkin ada beberapa lagi, tapi yang lebih dominan digunakan adalah 5 indikator di atas.

Kalau dijelaskan di sini mungkin akan panjang sekali, jadi silahkan simak saja videonya:

Mungkin itu yang bisa saya share soal tanda atau cici ciri harga saham akan naik atau turun. Dan soal ARA maaf saya tidak tau ilmunya karena faktanya memang tidak ada yang bisa tau harga saham akan naik banyak atau tidak di hari tertentu. Kalau ada yang bilang bisa sebenarnya itu hanya tujuan bisnis saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *