Profil Saham TOWR – Sarana Menara Nusantara Tbk

PT. Sarana Menara Nusantara Tbk merupakan salah satu perusahaan jasa telekomunikasi terbesar di Indonesia. Pada artikel profil Saham TOWR ini akan dibahas terkait sektor dan bidang usaha, susunan direksi, pemegang saham serta anak perusahaannya.

Di Indonesia sebenarnya ada 2 perusahaan leader dalam bidang ini, yaitu TBIG atau PT Tower Bersama Infrastructure Tbk dan PT. Sarana Menara Nusantara Tbk sendiri.

Penopang utama jalannya bisnis semacam ini adalah dari banyaknya provider jesa telekomunikasi yang menggunakan jasa penyewaan towernya. Selama perusahaan telekomunikasi tersebut masih menilai bahwa jasa sewa menara masih lebih murah dari membuat dan merawat sendiri menaranya, maka bisnis semacam ini tetap akan tumbuh subur.

Selain itu penetrasi pengguna ponsel juga sangat mempengaruhi kinerja TOWR dkk. Karena semakin banyak yang menggunakan ponsel, terutama smartphonne, maka akan semakin tinggi juga permintaan jasa tower ini.

Hingga saat ini, TOWR telah memiliki kurang lebih 18.100 tower yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Lihat dulu : Profil PT. United Tractors

Profil Saham TOWR – PT Sarana Menara Nusantara Tbk

Alamat Kantor : Jl. Jend. A. Yani No. 19A Kudus, Jawa Tengah

Alamat Email : arif.pradana@ptsmn.co.id

Telepon(021) – 23585500

Faks(021) – 23586446

NPWP : 02.679.902.3-506.000

Situs: https://www.ptsmn.co.id/

Tanggal IPO : 08 Mar 2010

Sektor : INFRASTRUCTURE, UTILITIES AND TRANSPORTATION

Sub Sektor : NON BUILDING CONSTRUCTION

Berikut ini adalah profil lengkap TOWR yang perlu Anda ketahui sebagai bahan pertimbangan dalam analisis saham anda:

Bidang Usaha:

Berdasarkan Anggaran Dasar Perseroan, maka Perseroan dapat melakukan kegiatan-kegiatan usaha berikut ini:

  1. Kegiatan usaha utama Perseroan, yaitu menjalankan usaha-usaha di bidang jasa dan investasi termasuk dan tidak terbatas yang meliputi jasa penyewaan dan pengelolaan menara Base Transceiver Station (BTS), jasa konsultasi bidang instalasi telekomunikasi, jasa konsultasi manajemen, bisnis administrasi, strategi pengembangan bisnis dan investasi atau penyertaan pada perusahaan lain; dan
  2. Kegiatan usaha penunjang Perseroan, yaitu menjalankan usaha-usaha di bidang jasa yang meliputi jasa persewaan dan pengelolaan bangunan-bangunan, ruang-ruangan kantor, ruang-ruangan pertokoan, ruang-ruangan apartemen, kondominium beserta fasilitasnya dan jasa konsultasi bidang konstruksi.

Dari anggaran dasar tersebut, lini bisnis TOWR saat ini dapat dibagi dalam:

  1. Program Build-to-Suit
  2. Sewa Lokasi
  3. Desain Jaringan dan Pengembangan Lokasi
  4. Akuisisi Lokasi
  5. Pengembangan dan Konstruksi Lokasi
  6. Layanan M-WIFO (Metropolitan Wireless Fiber Optic), termasuk Internet Service Provider
  7. Layanan VSAT

Visi & Misi

Visi

MENJADI PENYEDIA MULTI LAYANAN TELEKOMUNIKASI DAN INFRASTRUKTUR TERKEMUKA DAN INOVATIF.

Misi

BERKOLABORASI DENGAN PELANGGAN KAMI UNTUK MEMBERIKAN NILAI TAMBAH LAYANAN YANG UNGGUL.

Dewan Direksi

  • Ferdinandus Aming Santoso – DIREKTUR UTAMA
  • Kenny Harjo, Eko Santoso Hadiprodjo, Steven James Mudder, dan Michael Todd Bucey – DIREKTUR
  • Adam Gifari dan Stephen Duffus Weiss – WAKIL DIREKTUR UTAMA
  • Tonny Kusnadi – KOMISARIS UTAMA
  • John Aristianto Prasetio dan Ario Wibisono KOMISARIS

Pemegang Saham

  • PT Sapta Adhikari Investama – 25.532.620.965 – 50,05 %
  • Masyarakat – 25.105.538.035 – 49,212 %
  • Saham Treasury – 376.466.000 – 0,738 %
  • Ario Wibisono – 2.120.500 – 0,004 %
  • Ferdinandus Aming Santoso – 10.859.000 – 0,021 %
  • Adam Gifari – 12.250.000 – 0,024 %
  • Stephen Duffus Weiss – 6.593.500 – 0,013 %
  • Eko Santoso Hadiprodjo – 3.997.000 – 0,008 %
  • Indra Gunawan – 4.047.000 – 0,008 %
  • Anthony Elam – 3.293.000 – 0,007 %

Baca juga; Prospek Saham TOWR

Anak Perusahaan

Antenna Mast Company I B.V.
Antenna Mast Company II B.V.
Antenna Mast Company III B.V.
Antenna Mast Company IV B.V.
Protelindo Finance B.V.
Protelindo Luxembourg S.a rl
Protelindo Luxembourg S.arl
Protelindo Netherlands B. V.
Protelindo Towers B.V.
PT Iforte Global Internet
PT Iforte Global Internet
PT Iforte Solusi Infotek
PT Iforte Solusi Infotek
PT Profesional Telekomunikasi Indonesia
PT Profesional Telekomunikasi Indonesia

Kronologi Pencatatan Saham

8 Maret 2010 – Perseroan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia dengan simbol perdagangan “TOWR”. Perseroan menawarkan sebanyak 112.232.500 sahamnya dengan harga penawaran sebesar Rp1.050 (harga nominal Rp500).

14 Desember 2010 – Dua pemegang saham utama Perseroan, TMG dan CGS, menjual sekitar 38,9% kepemilikan saham TOWR mereka dengan transaksi penjualan langsung, sehingga meningkatkan jumlah saham masyarakat yang beredar dari 11% menjadi 49,9%.

September 2012 – Dua pemegang saham utama Perseroan, TMG dan CGS, menjual saham TOWR mereka masing-masing sejumlah 83.776.450 lembar saham dan 80.491.100 lembar saham. Total saham TOWR yang beredar di masyarakat meningkat dari 49,9% menjadi 66%.

Februari 2013 – Dua pemegang saham utama Perseroan, TMG dan CGS, menjual saham TOWR mereka masing-masing sejumlah 5.992.500 lembar saham dan 5.757.500 lembar saham. Total saham TOWR yang beredar di masyarakat meningkat dari 66% menjadi 67,29%.

Juni 2013 – Para pemegang saham Perseroan menyetujui perubahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:10 untuk saham beredar Perseroan, dari Rp500 (lima ratus Rupiah) per saham menjadi Rp50 (lima puluh Rupiah) per saham.

September 2014 – TMG (sebagai pemegang 16,68% saham Perseroan) dan CGS (sebagai pemegang 16,03% saham Perseroan) mengalihkan seluruh sahamnya di Perseroan kepada PT Sapta Adhikari Investama. Sehingga, PT Sapta Adhikari Investama menjadi pemegang saham pengendali Perseroan.

Juni 2018 – Pemegang saham Perseroan menyetujui perubahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5 untuk saham beredar Perseroan, dari Rp50 (lima puluh Rupiah) per saham menjadi Rp10 (sepuluh Rupiah) per saham.

Agustus 2018 – Perseroan mendapat persetujuan dari pemegang saham untuk melaksanakan program pembelian kembali saham untuk maksimal sebesar 5% dari jumlah modal ditempatkan dan disetor. Program pembelian kembali saham tersebut berlaku selama 18 bulan sampai bulan Februari 2020.

(Sumber: ptsmn.co.id dan IDX.co.id)

Demikian penjelasan soal profil saham towr ini semoga membantu. Jika ada pertanyaan terkait profil Sarana Menara Nusantara ini silahkan komentar di bawah.

Baca juga: Harga Wajar Saham ADRO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *